CERIA: Mahasiswa KKN-PK UNHAS Edukasi Pencegahan Stunting dan Lakukan Identifikasi Antropometri di Posyandu Kelurahan Wette’e

SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) 69 Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Kelurahan Wette’e, Ariqah Cahyani Baharuddin, melaksanakan program kerja individu bertajuk “CERIA (Cegah Risiko Stunting melalui Edukasi dan Identifikasi Antropometri)” pada Jumat, 24 Juli 2026 pukul 09.00–11.00 WITA di Posyandu Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pencegahan stunting serta melakukan identifikasi status gizi anak melalui pengukuran antropometri. Kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan pelayanan Posyandu sehingga peserta dapat memperoleh edukasi sekaligus pemeriksaan pertumbuhan anak secara langsung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian stunting, faktor risiko, dampak stunting terhadap tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah pencegahannya melalui pemenuhan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, MP-ASI yang tepat, pemantauan pertumbuhan secara rutin, dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan identifikasi antropometri, meliputi pengukuran berat badan, tinggi atau panjang badan, serta penilaian pertumbuhan anak sebagai bagian dari upaya deteksi dini risiko stunting.

Ariqah Cahyani Baharuddin menjelaskan bahwa pemantauan pertumbuhan secara berkala sangat penting untuk mengetahui kondisi gizi anak sejak dini sehingga apabila ditemukan adanya gangguan pertumbuhan dapat segera dilakukan tindak lanjut.
“Melalui program CERIA, kami berharap para orang tua semakin memahami bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini. Pemantauan pertumbuhan anak secara rutin di Posyandu menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan anak tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Ariqah Cahyani Baharuddin, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin.

Kader Posyandu Kelurahan Wette’e mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena mampu memberikan edukasi yang bermanfaat sekaligus mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak di Posyandu.
“Kegiatan ini sangat membantu meningkatkan pengetahuan para ibu mengenai stunting. Dengan adanya edukasi dan pengukuran antropometri, orang tua menjadi lebih memahami pentingnya memantau pertumbuhan anak secara rutin sebagai upaya pencegahan stunting,” ungkap salah satu kader Posyandu Kelurahan Wette’e.

Selama kegiatan berlangsung, para ibu menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti penyuluhan, mengajukan pertanyaan, serta berkonsultasi mengenai pertumbuhan dan pola makan anak. Pemeriksaan antropometri juga berjalan lancar dengan pendampingan mahasiswa KKN-PK dan kader Posyandu.

Melalui program CERIA (Cegah Risiko Stunting melalui Edukasi dan Identifikasi Antropometri), diharapkan masyarakat, khususnya para orang tua, semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi, pemantauan pertumbuhan anak secara berkala, dan pemanfaatan layanan Posyandu sebagai upaya bersama dalam mencegah stunting serta mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.