Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Angkatan 69 melaksanakan salah satu program kerja edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) pada Kamis (16/7/2026) di Aula Kantor Desa Bina Baru, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Program kerja ini diprakarsai oleh mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai penggunaan obat yang rasional. Kegiatan ini dihadiri oleh aparat Desa Bina Baru, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang mengikuti penyuluhan dengan penuh antusias.
Membuka kegiatan tersebut, Kepala Dusun Salo Indru menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin yang telah menghadirkan edukasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pengetahuan mengenai penggunaan obat masih menjadi kebutuhan penting di tengah masyarakat karena obat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ia berharap materi yang diberikan dapat diterapkan oleh warga dalam mengelola obat di rumah sehingga mampu mencegah kesalahan penggunaan obat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Fakultas Farmasi menyampaikan materi mengenai konsep DAGUSIBU, yaitu cara mendapatkan obat dari fasilitas pelayanan kesehatan yang resmi, menggunakan obat sesuai indikasi dan aturan pakai, menyimpan obat dengan benar agar mutu dan efektivitasnya tetap terjaga, serta membuang obat yang rusak maupun kedaluwarsa secara aman. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali golongan obat, membaca informasi pada kemasan, memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan Beyond Use Date (BUD), serta menggunakan alat takar yang tepat untuk obat cair. Materi edukasi disampaikan berdasarkan media penyuluhan DAGUSIBU yang disusun dalam program KKN.
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin menjelaskan bahwa edukasi DAGUSIBU merupakan salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui pemahaman yang baik mengenai pengelolaan obat, masyarakat diharapkan mampu menggunakan obat secara tepat, menghindari penggunaan yang tidak rasional, serta meminimalkan risiko efek samping, kegagalan terapi, dan penyalahgunaan obat.
Pelaksanaan program kerja individu ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Angkatan 69 kepada masyarakat Desa Bina Baru. Dengan dukungan pemerintah desa, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat, kegiatan edukasi DAGUSIBU diharapkan dapat menumbuhkan budaya penggunaan obat yang aman, bijak, dan bertanggung jawab. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Bina Baru, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang.

