BOJONEGORO- Pembangunan drainase modern menjadi salah satu sasaran fisik strategis dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Pada Rabu (29/7/2026), Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-129, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, turun langsung ke lokasi untuk memastikan pemasangan saluran drainase sepanjang 330 meter menggunakan beton pracetak U-Ditch berjalan dengan presisi sesuai standar teknis. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air sekaligus menjaga ketahanan badan jalan desa dari kerusakan akibat genangan.
Dalam peninjauan itu, Dansatgas memperhatikan secara detail proses pemasangan setiap unit U-Ditch yang dilakukan dengan bantuan alat berat. Ia memastikan posisi saluran, sambungan antarsegmen, dan elevasi drainase terpasang secara tepat agar sistem pembuangan air dapat berfungsi maksimal. Ketelitian menjadi fokus utama karena kualitas pemasangan akan menentukan daya tahan drainase dan efektivitasnya dalam mendukung infrastruktur desa untuk jangka panjang.
Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan bahwa pengawasan langsung merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjamin mutu hasil pembangunan. “Setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan cermat dan sesuai spesifikasi. Drainase modern ini bukan hanya membangun saluran air, tetapi juga menjadi investasi infrastruktur bagi masyarakat Desa Kesongo agar terhindar dari genangan dan kerusakan jalan di masa mendatang,” ujarnya.
Salah seorang warga Dusun Krebet menyampaikan apresiasinya atas pembangunan tersebut. “Kami bersyukur karena pembangunan ini diawasi langsung oleh Bapak Dansatgas. Kami yakin hasilnya akan kuat, rapi, dan memberikan manfaat besar bagi warga dalam aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui Program TMMD Ke-129, Kodim 0813 Bojonegoro terus menghadirkan pembangunan yang mengedepankan kualitas, ketepatan, dan manfaat bagi masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan infrastruktur desa yang lebih baik, sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mempercepat terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

