Banjarnegara – Di lokasi TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, semangat gotong royong tidak hanya terlihat saat mengaduk atau meratakan beton. Kekompakan juga tampak ketika dua orang warga harus bekerja sama menarik dan mendorong satu angkong berisi adukan beton melewati tanjakan menuju lokasi pengecoran rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Jumat (07/08/2026).
Jalur menuju titik pengecoran memiliki kontur menanjak. Angkong yang penuh dengan adukan beton tidak mungkin didorong oleh satu orang saja. Karena itulah, satu warga berada di belakang mendorong, sementara seorang lainnya berdiri di depan menarik angkong menggunakan kedua tangannya agar beban berat itu dapat melewati tanjakan dengan aman.
Keringat mengalir deras di wajah mereka. Namun tak satu pun mengeluh. Justru di tengah usaha yang berat itu terdengar canda dan semangat yang membuat pekerjaan terasa lebih ringan.
Panitia Pelaksana (Panlak) TMMD, Wondo, menjelaskan bahwa kondisi medan di lokasi memang menjadi tantangan tersendiri bagi warga maupun anggota Satgas.
“Kalau sendirian tidak mungkin kuat. Karena jalannya menanjak, satu orang harus menarik dari depan dan satu lagi mendorong dari belakang. Justru di situ terlihat kekompakan warga. Semua saling membantu agar pekerjaan tetap berjalan lancar,” ujar Wondo.
Menurutnya, kerja sama sederhana tersebut mencerminkan nilai utama TMMD, yaitu gotong royong. Tidak ada pekerjaan yang dianggap ringan atau berat ketika dikerjakan bersama-sama.
Sementara itu, proses pengecoran terus berlangsung. Adukan beton yang berhasil dibawa melewati tanjakan segera dituangkan ke titik pekerjaan dan diratakan oleh anggota Satgas bersama warga. Aktivitas tersebut berlangsung berulang kali hingga target pengecoran hari itu tercapai.
Pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter ini akan menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Gumelem Kulon. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini perlahan berubah menjadi infrastruktur yang lebih baik untuk mendukung pendidikan, pertanian, dan aktivitas ekonomi warga.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh alat berat, tetapi juga oleh semangat kebersamaan. Dua orang yang menarik dan mendorong satu angkong di tanjakan menjadi gambaran nyata bahwa dengan saling membantu, pekerjaan seberat apa pun dapat diselesaikan demi kemajuan desa.(Pendimbna).

