TMMD  

Tak Sekadar Mengawasi Wondo Menjaga Mimpi Warga di Setiap Meter Jalan TMMD

Banjarnegara – Di tengah riuh suara mesin molen dan kesibukan anggota Satgas yang terus menuangkan adukan beton, sosok Wondo, Panitia Pelaksana (Panlak) TMMD, tampak berjalan menyusuri lokasi pembangunan. Matanya tak lepas mengamati setiap tahapan pengecoran rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Sabtu (08/08/2026).

Sesekali ia berhenti, memperhatikan ketebalan cor, memastikan bekisting tetap kuat, lalu berdiskusi dengan anggota Satgas maupun warga. Bagi Wondo, setiap meter jalan yang dibangun bukan sekadar pekerjaan konstruksi, melainkan amanah yang harus dijaga agar hasilnya benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang lama.

Ia memahami betul bahwa jalan tersebut telah lama dinantikan warga. Karena itu, pengawasan dilakukan sejak material datang hingga proses finishing, agar tidak ada tahapan yang terlewat dan kualitas pembangunan tetap sesuai harapan.

Di sela-sela kesibukannya, Wondo juga terus memberikan semangat kepada warga yang bergotong royong bersama anggota Satgas. Menurutnya, keberhasilan TMMD bukan hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kekompakan seluruh pihak yang terlibat.

“Semua harus saling mengingatkan. Kalau ada yang kurang rapi, langsung kita benahi. Harapan warga sangat besar terhadap pembangunan ini, sehingga kami ingin hasilnya benar-benar kuat dan bermanfaat,” ujar Wondo.

Kehadirannya di lapangan tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dan pelaksanaan pekerjaan. Masukan dari warga selalu ia sampaikan kepada Satgas agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter merupakan sasaran utama TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara di Desa Gumelem Kulon. Jalan tersebut nantinya akan mempermudah akses masyarakat menuju lahan pertanian, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga memperlancar aktivitas ekonomi desa.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” TMMD Reguler ke-129 menjadi bukti bahwa pembangunan desa lahir dari kerja sama banyak pihak. Sosok Wondo yang setia mengawasi setiap proses menunjukkan bahwa di balik kokohnya jalan yang dibangun, ada kepedulian, tanggung jawab, dan komitmen untuk menjaga mimpi masyarakat agar benar-benar terwujud menjadi kenyataan.(Pendimbna).