Banjarnegara – Pagi belum sepenuhnya beranjak ketika anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara bersama Panitia Pelaksana (Panlak) kembali menyusuri ruas jalan di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Minggu (09/08/2026).
Bagi mereka, lapangan seolah menjadi tempat kedua selama pelaksanaan TMMD. Hampir setiap hari, Satgas dan Panlak hadir untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan, memastikan material tersedia, serta mengecek setiap bagian pengecoran rabat beton.
Di sepanjang ruas jalan, aktivitas terus bergerak. Ada anggota yang mengatur adukan, warga mendorong angkong, sementara sebagian lainnya meratakan beton yang baru dituangkan. Di sisi lain, Panlak berjalan menyusuri bagian jalan yang telah selesai dikerjakan, memperhatikan hasil pengecoran dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai tahapan.
Sasaran utama berupa pengecoran rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter menjadi salah satu pekerjaan yang terus mendapat perhatian. Setiap bagian harus dikerjakan dengan teliti karena jalan tersebut nantinya akan digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Bagi Satgas dan Panlak, pengawasan bukan sekadar rutinitas. Mereka ingin memastikan setiap tenaga yang telah dicurahkan anggota TNI dan masyarakat benar-benar menghasilkan pembangunan yang berkualitas.
“Tiada hari tanpa turun ke lapangan. Kami ingin melihat langsung perkembangan pekerjaan dan kalau ada bagian yang perlu diperbaiki, bisa segera ditangani,” ujar salah satu anggota Panlak.
Kehadiran mereka di lapangan juga menjadi penyemangat bagi warga. Ketika masyarakat melihat anggota Satgas dan Panlak tetap berada di lokasi, semangat gotong royong pun ikut terjaga.
Tidak jarang, Satgas dan Panlak harus berjalan cukup jauh menyusuri jalan yang sedang dibangun. Mereka berdiskusi dengan warga, memeriksa material, hingga melihat kondisi bekisting sebelum pengecoran dilanjutkan.
Bagi masyarakat Gumelem Kulon, perhatian tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Mereka berharap jalan yang selama ini menjadi kebutuhan penting dapat segera selesai dan memberikan manfaat bagi semua warga.
Rabat beton sepanjang 737 meter itu nantinya akan memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju lahan pertanian, sekolah, serta berbagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial desa.
Pembangunan tersebut juga menjadi ruang bertemunya semangat TNI dan rakyat. Warga tidak hanya menunggu hasil, tetapi ikut bekerja bersama Satgas. Sebaliknya, anggota Satgas hadir bukan hanya sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat selama TMMD berlangsung.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara menunjukkan bahwa pembangunan membutuhkan ketekunan. Dari pagi hingga sore, dari satu titik ke titik lainnya, Satgas dan Panlak terus memastikan setiap pekerjaan berjalan.
Sebab bagi mereka, jalan yang sedang dibangun bukan sekadar rabat beton sepanjang 737 meter. Di balik setiap meter yang selesai, ada harapan warga yang harus dijaga hingga pembangunan benar-benar tuntas dan dapat digunakan masyarakat.(Pendimbna).

