TMMD  

Wajah Baru Sekolah Mulai Terlihat, TMMD Ke-129 Rampungkan Pengecatan Ruang Kelas SDN Kesongo

BOJONEGORO – Wajah baru SDN Kesongo, Kecamatan Kedungadem, mulai terlihat seiring rampungnya tahap akhir pengecatan tiga ruang kelas dalam program TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro. Pada Sabtu (1/8/2026), Satgas TMMD melaksanakan pekerjaan finishing dengan memberikan sentuhan akhir pada bagian bangunan sekolah. Pengecatan tersebut menjadi bagian penting dalam rehabilitasi fasilitas pendidikan agar terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman digunakan oleh siswa maupun tenaga pendidik.

 

Selain penyelesaian pengecatan, proses rehabilitasi juga mencakup pemasangan berbagai fasilitas pendukung ruang kelas. Kusen pintu dan jendela telah terpasang, termasuk daun pintu serta jendela berbahan aluminium yang memberikan tampilan lebih modern dan kokoh. Penyempurnaan tersebut dilakukan untuk memastikan ruang belajar memiliki kualitas yang lebih baik dan mampu menunjang kegiatan pembelajaran.

 

Kepala SDN Kesongo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. “Perubahan ruang kelas ini sangat kami rasakan manfaatnya. Dengan kondisi yang lebih baik, siswa tentu akan lebih nyaman mengikuti pelajaran. Kami berharap fasilitas yang sudah dibangun ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

 

Dan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan bahwa penyelesaian rehabilitasi sekolah menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah pedesaan. “Setiap tahapan kami kerjakan dengan penuh perhatian, termasuk tahap akhir pengecatan dan pemasangan fasilitas. Harapannya, ruang kelas ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswa dan guru SDN Kesongo,” jelasnya.

 

Dengan selesainya tahap akhir pengecatan, tiga ruang kelas SDN Kesongo semakin mendekati kondisi ideal sebagai tempat belajar yang nyaman. Melalui TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan sebagai investasi penting bagi masa depan generasi muda.