BOJONEGORO – Membangun generasi yang sehat menjadi bagian penting dari pelaksanaan program nonfisik TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro. Melalui kegiatan Sosialisasi Edukasi Remaja tentang Gizi, Pencegahan Stunting, dan Kesehatan Reproduksi di SMP 1 Atap Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, pada Rabu (5 Agustus 2026), Satgas TMMD menanamkan pemahaman kepada para pelajar bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak usia remaja sebagai investasi bagi masa depan bangsa.
Kegiatan sosialisasi membahas pentingnya gizi seimbang, penerapan pola hidup sehat, bahaya stunting terhadap kualitas sumber daya manusia, serta pengetahuan dasar mengenai kesehatan reproduksi. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab sehingga para pelajar lebih mudah memahami hubungan antara kesehatan remaja dengan lahirnya generasi yang berkualitas di masa mendatang.
Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan bahwa edukasi kesehatan kepada remaja merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi penerus yang unggul. “Remaja saat ini adalah calon orang tua di masa depan. Karena itu, pemahaman tentang gizi, pencegahan stunting, dan kesehatan reproduksi harus ditanamkan sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan mampu melahirkan generasi berikutnya yang berkualitas,” ujar salah satu personel Satgas TMMD.
Seorang pelajar peserta sosialisasi mengaku memperoleh wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Kami jadi memahami pentingnya menjaga pola makan, kesehatan tubuh, dan mengetahui bahaya stunting. Ilmu ini sangat bermanfaat dan akan kami terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar bisa menjadi generasi yang sehat dan berprestasi,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan kualitas generasi muda sebagai investasi masa depan bangsa.

