Berlangsung Khidmad,Dandim 0812/Lamongan Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kesuma Negara

​LAMONGAN — Suasana malam yang hening dan sarat akan kekhidmatan menyelimuti kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Negara, Kabupaten Lamongan. Tepat pada tengah malam menuju detik-detik peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat berkumpul untuk melaksanakan Apel Kehormatan dan Renungan Suci.

​Kegiatan sakral tahunan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, yang bertindak sebagai Perwira Upacara sekaligus inspektur upacara. Kehadiran Dandim 0812/Lamongan memimpin prosesi ini menegaskan komitmen TNI dalam menjaga warisan nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

​Prosesi diawali dengan penghormatan tertinggi kepada arwah para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Penerangan lampu di area TMP Kesuma Negara dipadamkan sepenuhnya, menyisakan nyala obor dan lilin kecil di atas pusara para pejuang yang menambah suasana haru dan khidmat.

​Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini turut dihadiri secara langsung oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan. Tampak hadir Bupati Lamongan beserta jajaran pejabat Pemkab, Kapolres Lamongan, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, serta para kepala dinas dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

​Kehadiran jajaran Forkopimda Lamongan menunjukkan sinergitas yang solid antar-instansi dalam mengenang jasa pejuang kemerdekaan. Kebersamaan seluruh pimpinan elemen daerah ini menjadi bukti nyata kesatuan tekad untuk terus melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa dalam membangun daerah dan menjaga ketahanan nasional.

​Barisan pasukan upacara tersusun rapi mengelilingi pelataran arena upacara. Pasukan terdiri dari gabungan berbagai instansi dan organisasi masyarakat di Kabupaten Lamongan, yang berdiri kokoh mengikuti seluruh tahapan upacara dari awal hingga selesai.

​Unsur kekuatan utama terdiri dari personel Kodim 0812/Lamongan dan Polres Lamongan yang berdiri berdampingan sebagai simbol soliditas TNI-Polri. Kehadiran prajurit TNI dan anggota kepolisian ini menjadi pilar utama penjaga keamanan serta kedaulatan di wilayah Kabupaten Lamongan.

​Tidak hanya dari unsur TNI-Polri, barisan peserta upacara juga diperkuat oleh para personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan. Kehadiran mereka menegaskan peran penting aparat pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum dan pelayanan masyarakat.

​Turut serta dalam barisan upacara, jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Lamongan yang senantiasa siap siaga di garis depan dalam menghadapi situasi darurat bencana. Dedikasi para personel Damkar turut memberikan warna tersendiri dalam jajaran pasukan penghormatan tersebut.

​Generasi muda pun tidak ketinggalan untuk mengambil peran dalam kegiatan bersejarah ini melalui kehadiran anggota Pramuka Kwartir Cabang Lamongan. Keterlibatan Pramuka menjadi simbol penerusan tongkat estafet perjuangan bangsa dari para pahlawan kepada generasi penerus yang berkarakter dan berjiwa nasionalis.

​Pada puncak prosesi, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo membacakan naskah ikrar penghormatan kepada para pahlawan. Dalam pembacaan ikrar tersebut, Dandim menyampaikan rasa hormat yang mendalam atas keikhlasan, pengorbanan, dan kesucian perjuangan para pahlawan yang terbaring di TMP Kesuma Negara maupun para pahlawan tak dikenal yang gugur di medan pertempuran.

Letkol Deni mengatakan bahwa Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini bukan sekadar tradisi seremonial tahunan, melainkan momen krusial untuk mengheningkan cipta, merenungi, dan menyerap kembali nilai-nilai perjuangan mendasar yang telah diwariskan oleh para pahlawan bangsa.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini berdiri di atas pengorbanan jiwa, raga, dan tetesan darah para pejuang di TMP Kesuma Negara ini.​Tugas kita hari ini—TNI, Polri, Pemerintah Daerah, hingga generasi muda Pramuka—adalah memastikan bahwa api perjuangan tersebut tidak padam. Sinergitas dan soliditas antar-instansi di Kabupaten Lamongan adalah kunci utama dalam melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa. Mari kita jadikan semangat pantang menyerah para pahlawan sebagai benteng moral dalam menjaga kedaulatan, merawat persatuan, serta mengabdi kepada masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”ujarnya.