Lotang Salo, Suppa – Setelah menjalani 45 hari pengabdian bersama masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang ditempatkan di Desa Lotang Salo, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, memaparkan hasil dari berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian.
Pemaparan tersebut dilakukan melalui Seminar Hasil Program Kerja yang digelar pada Selasa (11/8/2026)
di rumah Kepala Dusun Bonging Ponging, Desa Lotang Salo. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan hasil pelaksanaan program sekaligus melihat kembali berbagai kegiatan yang telah dilakukan bersama masyarakat.
Dalam Seminar Hasil tersebut, mahasiswa memaparkan 19 program kerja yang sebelumnya disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat. Program-program tersebut mencakup beberapa bidang, di antaranya pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi wisata dan UMKM, serta pemanfaatan sumber daya yang ada di lingkungan Desa Lotang Salo.
Pemaparan tidak hanya menjelaskan kegiatan yang telah dilakukan, tetapi juga menyampaikan proses pelaksanaan, sasaran, serta hasil yang diperoleh dari masing-masing program. Sejumlah kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat secara langsung sehingga mahasiswa dapat berinteraksi sekaligus memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.
Selama pelaksanaan KKN, dukungan dari pemerintah desa, kepala dusun, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran berbagai kegiatan mahasiswa. Keterlibatan masyarakat juga membuat program yang dijalankan tidak hanya menjadi kegiatan mahasiswa, tetapi menjadi bagian dari proses belajar dan bekerja bersama masyarakat.
Seminar hasil berlangsung dalam suasana sederhana dan terbuka. Setelah pemaparan program kerja, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan penyampaian tanggapan dari peserta yang hadir. Sesi tersebut menjadi ruang untuk melihat kembali pelaksanaan program sekaligus memberikan masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan ke depannya.
Usai seminar, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama masyarakat. Suasana yang sebelumnya berlangsung secara formal berubah menjadi lebih santai dan akrab. Mahasiswa dan masyarakat berbincang serta berbagi cerita mengenai pengalaman selama 45 hari kebersamaan di Desa Lotang Salo.
Bagi mahasiswa KKN-T 116 Unhas, 45 hari di Desa Lotang Salo tidak hanya menjadi waktu untuk menyelesaikan program kerja. Selama berada di tengah masyarakat, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman dalam berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, serta memahami secara langsung berbagai kondisi dan potensi yang dimiliki desa.
Melalui Seminar Hasil ini, mahasiswa berharap program-program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pertanggungjawaban mahasiswa atas program kerja yang telah dijalankan selama masa pengabdian.
Seminar Hasil dan ramah tamah menjadi salah satu momen yang berkesan bagi mahasiswa sebelum meninggalkan Desa Lotang Salo. Setelah 45 hari bersama masyarakat, mahasiswa tidak hanya membawa pulang pengalaman dari pelaksanaan program kerja, tetapi juga cerita, kebersamaan, dan kenangan selama menjalani pengabdian di Desa Lotang Salo.

