800 Karateka Kyokushin Sukseskan Gashuku Ke-2 Lintas Guyub Jatim di Kebun Raya Purwodadi

PASURUAN, NUSANTARAPOS – Paguyuban Senior Sabuk Hitam Kyokushin Jawa Timur yang menaungi 11 organisasi sukses menggelar Gashuku Ke-2 Lintas Kyokushin Se-Jawa Timur pada Minggu (6/9/2026) di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Mengusung tema “Bersatu dalam Semangat Kyokushin: Membangun Karakter, Mempererat Persaudaraan”, kegiatan ini dihadiri lebih dari 800 peserta karateka dari seantero Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Gashuku Pertama yang digelar pada 8 Oktober 2023 di lokasi yang sama. Kedua penyelenggaraan ini lahir dari inisiatif sekaligus dukungan penuh Kancho Soengging Soerjasmoro, Founder & Chairman Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI), dari 11 organisasi Perguruan tergabung dalam Paguyuban Kyokushin Sedulur Jatim.

Pada kegiatan Gashuku ke 2 saat ini dihadiri tokoh dan pihak terkait, acara berlangsung megah dan meriah diberkahi kehadiran langsung Kancho Soengging Soerjasmoro, Senpai Tunggul Aryo Wibowo, Ketua Umum DKKI Pusat, Shihan Kasiyono, Ketua Dewan Guru PKKI, Shihan Agus Yulianto, Ketua Dewan Guru Mushikawa, Sensei Agus Tinus, Ketua Umum Gavra Fighter Nusantara, Shihan Dicky Setiawan, Ketua Umum Star Of Kyokushin, Shihan Bambang Edy Soeprapto, Kensa Kyokushinkaikan, Sensei Hartono Ketua Pengda Jatim So – Kyokushin Indonesia, Sensei Joni Sulistiawan, Ketua Pengda Jatim Kyokushin – Kan International Indonesia, Sensei Suriadi, Ketua Umum Spirit Fighting Indonesia, Sensei Pao – Pao Ketua Umum Petarung Sejati Indonesia, Sensi Damak Silitonga, Ketua Pengda Jatim Karate Kala Hitam Indonesia, Debi Cecilia Samoa, S.E. Ketua KORMI Jawa Timur beserta jajaran, Danramil serta Kapolsek Purwodadi. Kehadiran ini menjadi bukti nyata dukungan luas bagi olahraga sekaligus pembinaan karakter generasi muda.

Dalam sambutannya apresiasi dan pesan kebersamaan. Ketua Panitia Pelaksana, Shihan Kasiyono, mengungkapkan rasa syukur mendalam, “Awalnya diperkirakan 500 peserta, namun hari ini hadir sekitar 800 peserta, sungguh luar biasa. Keberhasilan ini berkat kerja sama panitia, tim DLU, para pelatih, serta dukungan penuh Kancho Soengging Soerjasmoro.” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Guru Mushikawa, Shihan Agus Yulianto, menekankan makna persatuan,
“Guyub artinya bersatu, kompak, dan tidak saling berselisih. Mari bangga menjadi bagian dari Kyokushin; biarkan kebersamaan ini abadi hingga ke anak cucu.” pesannya.

Kancho Bambang Soengging, Founder sekaligus Chairman Dai Kyokushin Karate Indonesia, hadir langsung dan memberikan arahan kepada seluruh peserta. Beliau menekankan pentingnya persatuan, kebersamaan, dan rasa bangga menjadi bagian dari Kyokushin. Kehadiran Kancho Bambang Soengging disambut antusiasme luar biasa oleh seluruh peserta.

Dalam rangkaian kegiatan seluruh peserta melakukan latihan bersama yang dipimpin langsung oleh Shihan M Machmoed Ketua Dewan Guru Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI) diikuti dengan pelepasan burung dara dipimpin langsung oleh Kancho Soengging Soerjasmoro didampingi Para Shihan dan Sensei sabuk hitam dari 11 Organisasi Kyokushin Jatim Guyub sebagai simbol persaudaraan dan perdamaian.

” Suasana semakin hidup saat seluruh peserta melaksanakan jalan santai mengelilingi kawasan Kebun Raya Purwodadi, berjalan beriringan sambil meneriakkan yel-yel semangat khas Kyokushin. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan simbol langkah bersama menuju persatuan yang semakin kokoh.

Setelah kembali ke lokasi acara, seluruh peserta menikmati makan siang bersama yang semakin mempererat tali persaudaraan. Puncak acara yang paling dinanti adalah pembagian doorprize dan grandprize, di mana Kancho Soengging Soerjasmoro berkenan menyerahkan langsung hadiah-hadiah utama kepada para pemenang. Sorak sorai kegembiraan bergema di seluruh lokasi, menambah kehangatan kebersamaan yang terjalin.

 

Pada kesempatan yang sama Senpai Tunggul Aryo Wibowo, Ketua Umum Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI), mengatakan ” Alhamdulillah, patut disyukuri. Kegiatan Gashuku ke -2 pada hari ini, DKKI bersama 11 perguruan lain menyelenggarakan Gashuku kedua lintas perguruan se-Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti lebih dari 800 peserta. Tujuannya untuk berlatih bersama, mempererat silaturahmi serta komunikasi. Paguyuban ini dibentuk agar kita bersatu dan tidak terkotak-kotak dalam kelompok masing-masing.” ujarnya

Senpai Tunggul juga menyampaikan, harapan kami kegiatan ini tidak berhenti di sini. Kami selalu berupaya menjalin kebersamaan lewat berbagai acara, salah satunya lewat kejuaraan Kyokushin terbuka yang mengundang semua elemen dari aliran beladiri Kyokushin.”Semangat persaudaraan harus terus terjaga.” tegasnya.

Ke depannya kami merencanakan Gashuku ketiga, dengan harapan jumlah peserta dan perguruan yang terlibat makin bertambah, sejalan semangat persatuan yang digagas oleh Kancho Soengging Soerjasmoro.” terangnya.

Harapannya langkah persatuan ini harus terus berlanjut. Selepas kegiatan ini, kita tetap jaga komunikasi dan persaudaraan antar perguruan. Nanti akan ada ajang Soengging Cup ke XIII pada bulan Desember 2026 yang terbuka untuk semua. Saya mengajak, mari kita tinggalkan sekat-sekat antarperguruan baik yang tergabung maupun yang lain, karena kita satu saudara dalam aliran Kyokushin.” ungkapnya

Ketua KORMI Provinsi Jawa Timur, Debi Cecilia Samoa, S.E., memberikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan Gashuku ke – 2 Lintas Kyokushin Guyub Jatim yang megah dan istimewa ini. Kehadiran sekitar 800 peserta dari berbagai perguruan dinilai menunjukkan semangat luar biasa.

Debi menegaskan “Inti kegiatan ini bukan hanya soal prestasi, melainkan kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antar warga olahraga.”

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan lebih sering diselenggarakan guna mengasah kemampuan serta mental generasi muda. Persiapan yang baik ini menjadi bekal penting menghadapi ajang FORDA pada 25–29 November mendatang, serta sebagai langkah awal menuju persiapan Olimpiade Paris 2027. KORMI Jawa Timur memberikan dukungan penuh dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kancho Soengging Soerjasmoro beserta seluruh panitia dan peserta.” pungkasnya

Acara ditutup dengan hiburan dan sesi foto bersama seluruh peserta sebelum berakhir pukul 11.00 WIB dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Semoga semangat persatuan, guyub, dan kebersamaan ini terus terjaga, membawa manfaat dan kemajuan bagi seluruh keluarga besar Kyokushin di Jawa Timur. (Aryo).