Jakarta, Nusantarapos — Sebelum tayang serentak pada 1 Oktober, Warga Rusun 609 mengajak penonton di 22 kota menyaksikan kekacauan para penghuni rusun lebih awal, yaitu pada 26–27 September 2026. Dalam film ini, arwah Bunga menghantui kamar 609 tepat ketika para warga tengah menghadapi ancaman relokasi. Hantunya tidak mau pergi, warganya pun tidak mau pindah.
Kekacauan bermula dari Arka (Morgan Oey), mahasiswa populer dan kaya raya yang menghancurkan hubungannya dengan Bunga (Ranty Maria) karena sebuah taruhan bodoh. Setelah Bunga ditemukan tewas, arwahnya kembali dan menolak meninggalkan kamar 609 sebelum Arka menepati janji terakhirnya. Kehadirannya menjadi persoalan besar bagi para penghuni yang harus menyembunyikan teror tersebut dari Pak Bahlil (David Nurbianto) agar rencana relokasi rusun tidak semakin mudah dilakukan. Namun, menghadapi satu hantu ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Setiap penghuni memiliki pendapat, kepanikan, dan cara masing-masing untuk mengusir Bunga.
Dipimpin oleh IBU DAMAI (Gita Bhebhita), warga mencoba berbagai cara untuk mengendalikan keadaan, tetapi campur tangan mereka justru membuat satu masalah berkembang menjadi kekacauan yang semakin besar.
“Bu Damai selalu merasa dirinya paling siap membereskan masalah, padahal para warga justru membuat setiap masalah menjadi lebih panjang. Serunya, kami tidak mencoba lucu sendiri-sendiri. Kelucuannya muncul karena semua karakter saling mengganggu, menimpali, dan bereaksi seperti tetangga yang sudah terlalu mengenal satu sama lain,” ujar Gita Bhebhita.
Dinamika tersebut dibangun melalui ensemble yang mempertemukan aktor, komedian, stand-up comedian, dan figur internet dengan warna komedi yang berbeda-beda. Ketegangan dari teror Bunga berulang kali berbenturan dengan respons spontan para warga, membuat suasana dapat berubah dari mencekam menjadi riuh dalam sekejap.
“Horor dan komedi sama-sama bergantung pada ritme dan timing. Saya ingin Bunga tetap terasa menakutkan dan memiliki beban emosi yang kuat, sementara komedinya lahir dari para warga yang menghadapi keadaan tersebut dengan sangat serius. Ketika para pemain benar-benar percaya pada situasinya, kelucuannya muncul secara natural tanpa harus dipaksakan,” ungkap sutradara Herwin
Novianto.
Warga Rusun 609 merupakan persembahan Rapi Films yang berkolaborasi dengan Sky Media Films, Vortera Studios, dan Legacy Pictures. Film karya sutradara Herwin Novianto dan penulis skenario Upi ini dibintangi oleh Morgan Oey, Ranty Maria, Gita Bhebhita, Galabby, Sarah Sechan, Riyuka Bunga, Aming, Keanu, Papham Ashari, Yono Bakrie, Danang Suryonegoro, Tanta Ginting, Dustin Tiffani, Dian Sidik, David Nurbianto, dan Adzana Ashel.
Saksikan teror Bunga dan kekacauan para penghuni Warga Rusun 609, tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.


