DAERAH  

Tanaman Kakao Sudah Tersebar di 11 Kecamatan di Kabupaten pacitan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan, Sugeng Santoso, S.P., M.M.

PACITAN,NUSANTARAPOS,- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan melakukan terobosan baru dalam meningkatkan perkebunan di wilayah Kabupaten pacitan dengan menggalakkan tanaman Kakao.

Tanaman Kakao saat ini merupakan jenis tanaman yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Oleh karena itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan memberikan bibit Kakao di 11 kecamatan, dari 12 Kecamatan di Pacitan.

Bahkan, menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan, Sugeng Santoso, S.P.,M.M., saat ini dalam merealisasikan tanaman Kakao yang ditargetkan oleh Kementerian Pertanian seluas 710 hektar dan saat ini sudah melalui tahap pelubangan. “Insya Allah saat ini sudah berproses, Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) sudah clear dan saat ini berproses untuk pembuatan lubang tanam,” katanya, Rabu (14/10/26) di kantornya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk 1 daerah dari 12 kecamatan, di Kecamatan Donorojo sendiri saat ini belum ada niat untuk menanam Kakao meski pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sudah menawarkan melalui penyuluh.

Sementara, sebagai sentra penanaman Kakao di Kabupaten Pacitan saat ini berada di Kecamatan Tulakan, Kebonagung, Ngadirojo, Sudimoro, Punung.

Sugeng juga menilai bahwa saat ini untuk peluang pasarnya sangat cukup besar dan harganya pun cukup tinggi antara Rp. 80.000-Rp. 90.000 untuk bibi Kakao yang sudah melalui proses kering.

Dengan nilai jual yang tinggi dan peluang pasar yang cukup besar ini diharapkan para petani dapat menangkap potensi tersebut dalam mengembangkan tanaman Kakao, sehingga dapat meningkatkan pendapatannya.

Begitu juga, untuk mengantisipasi kendala petani dalam menjual biji Kakao ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan sudah mulai membangun kemitraan dengan produsen perusahaan-perusahaan cokelat.