TMMD  

Hadapi Ancaman Hujan, Satgas TMMD ke-130 Gayo Lues Percepat Pengerjaan Sasaran Fisik

Hadapi Ancaman Hujan, Satgas TMMD ke-130 Gayo Lues Percepat Pengerjaan Sasaran Fisik

GAYO LUES – Musim hujan menjadi salah satu tantangan yang harus diantisipasi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues dalam menuntaskan seluruh sasaran pembangunan di Kampung Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Karena itu, pengerjaan sasaran fisik diprioritaskan sejak awal pelaksanaan agar seluruh target dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditetapkan, Jumat (16/10).

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., melalui Pasiter Kodim 0113/Gayo Lues, Kapten Inf Adrianto, menjelaskan bahwa faktor cuaca menjadi pertimbangan penting dalam mengatur tahapan pekerjaan. Kondisi tersebut menuntut Satgas TMMD bersama masyarakat untuk memanfaatkan waktu kerja secara optimal, mengingat kegiatan berlangsung dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

Memasuki hari kedua pelaksanaan, pembukaan jalan telah mencapai sekitar 200 meter atau 5,71 persen. Sementara itu, pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menunjukkan progres yang berbeda-beda. Rumah milik Samsir mencapai 3 persen, Sabki 5 persen, sedangkan rumah Sapinah, Radiansyah, dan Kadir masing-masing mencapai 0,8 persen.

Pekerjaan infrastruktur lainnya berupa pemasangan gorong-gorong juga mulai dilaksanakan. Dari empat titik yang direncanakan, satu titik telah memasuki tahap pengerjaan dengan progres sekitar 3 persen. Seluruh pekerjaan tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik yang dikerjakan secara bertahap oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat.

Di tengah upaya mengejar target, keterlibatan masyarakat Kampung Pepelah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Warga turut bergotong royong membantu pekerjaan di lapangan, sekaligus membangun kebersamaan dengan personel TNI selama waktu kerja maupun saat beristirahat.

Kapten Inf Adrianto mengapresiasi dukungan masyarakat yang telah berpartisipasi sejak awal pelaksanaan. Ia berharap semangat kerja sama tersebut tidak berhenti ketika program TMMD berakhir, tetapi terus tumbuh menjadi kebiasaan positif dalam mendukung pembangunan dan kemajuan kampung.