TMMD  

Tiga Hari Dikerjakan, Pembukaan Jalan Perkebunan Pepelah Capai 250 Meter

Tiga Hari Dikerjakan, Pembukaan Jalan Perkebunan Pepelah Capai 250 Meter

GAYO LUES – Pembukaan jalan menuju kawasan perkebunan masyarakat Kampung Pepelah, Kecamatan Pining, mulai menunjukkan progres pada hari ketiga pelaksanaan program TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues. Hingga Jumat (16/10), pekerjaan jalan tersebut telah mencapai 250 meter dari total panjang yang direncanakan.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., melalui Pasiter Kapten Inf Adrianto, menyampaikan bahwa pembukaan jalan itu direncanakan sepanjang 3.500 meter dengan lebar 8 meter. Capaian tersebut setara dengan 5,71 persen dari keseluruhan target pekerjaan.

Sejauh ini, pelaksanaan di lapangan berjalan tanpa kendala berarti. Kondisi cuaca yang relatif stabil turut mendukung kelancaran pekerjaan sehingga personel dan masyarakat yang terlibat dapat memaksimalkan waktu untuk mengejar target yang telah ditetapkan. Satgas berharap kondisi tersebut terus terjaga hingga pembukaan jalan rampung sesuai jadwal.

Bagi masyarakat Kampung Pepelah, jalan ini diharapkan menjadi akses penting menuju lahan perkebunan. Kemudahan akses dapat membantu aktivitas warga, memperlancar pengangkutan hasil kebun, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat. Pengulu Kampung Pepelah pun menyampaikan apresiasi kepada TNI dan pemerintah daerah karena telah menjadikan kampung tersebut sebagai lokasi TMMD tahun 2026.

Menurutnya, manfaat TMMD tidak hanya terletak pada pembangunan infrastruktur. Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta berbagai penyuluhan, mulai dari bidang hukum, keluarga berencana, pertanian hingga wawasan kebangsaan, juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga.

Di tengah pengerjaan sasaran fisik tersebut, keterbatasan jaringan internet masih menjadi tantangan tersendiri di Kampung Pepelah. Meski komunikasi melalui jaringan seluler belum tersedia, kondisi itu tidak mengurangi semangat kebersamaan antara personel Satgas dan masyarakat. Interaksi langsung justru menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan TMMD.