GAYO LUES – Akses menuju hunian sementara (Huntara) masyarakat Kampung Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, mulai terbuka melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues. Hingga hari kelima pelaksanaan, pembukaan jalan telah mencapai 400 meter dari total rencana sepanjang 3,5 kilometer.
Wadansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues, Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, Minggu (18/10), mengatakan pekerjaan jalan tersebut terus dilaksanakan untuk mendukung akses masyarakat menuju kawasan hunian sementara. Ia menyampaikan perkembangan itu mewakili Dansatgas Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H.
Pembukaan jalan dibagi menjadi dua arah. Sekitar 1 kilometer dikerjakan menuju Blangkejeren, sedangkan 2,5 kilometer lainnya mengarah ke Pining. Pembagian tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses yang dibutuhkan masyarakat di kawasan Kampung Pepelah.
Faktor cuaca menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam pelaksanaan pekerjaan. Satgas berharap kondisi cuaca tetap mendukung sehingga pembukaan jalan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai waktu yang telah direncanakan.
Pengulu Kampung Pepelah, Junaidi, menyampaikan apresiasi kepada TNI dan pemerintah daerah yang telah menetapkan kampungnya sebagai lokasi TMMD tahun 2026. Menurutnya, bantuan pembangunan tersebut sangat berarti bagi warga yang terdampak bencana alam pada Desember 2025 dan hingga kini tinggal di hunian sementara.
Selain pembukaan jalan, TMMD ke-130 juga mencakup pembangunan sumur bor serta kegiatan nonfisik berupa penyuluhan hukum, keluarga berencana, pertanian, wawasan kebangsaan, dan materi lainnya. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan membantu pemulihan kehidupan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun pengetahuan.


