GAYO LUES – Bagi warga Kampung Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, jalan bukan sekadar bentangan tanah yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lain. Akses tersebut menjadi kebutuhan penting untuk kembali menjalani kehidupan setelah bencana pada Desember 2025 memaksa hampir seluruh warga meninggalkan kampung mereka.
Kondisi itulah yang melatarbelakangi pembangunan jalan menuju hunian sementara (Huntara) melalui program TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues. Jalan sepanjang 3.500 meter dikerjakan untuk membantu memperlancar mobilitas warga yang kini menempati dua lokasi Huntara, termasuk kawasan di atas bukit yang sebelumnya belum memiliki akses jalan memadai, Kamis (22/10/26).
Untuk mempercepat pembukaan jalur tersebut, Satgas TMMD mengerahkan personel bersama masyarakat setempat. Dua unit excavator bekerja di dua titik, yakni jalur Huntara menuju Blangkejeren dan jalur menuju Pining. Pengerjaan terus dipacu di tengah musim hujan yang berpotensi menghambat pekerjaan di lapangan.
Wadansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues, Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, mewakili Dansatgas Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., menyampaikan bahwa pembangunan jalan itu merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD Tahun Anggaran 2026. Percepatan dilakukan agar akses yang dibutuhkan masyarakat dapat segera mendukung aktivitas sehari-hari.
Saifullah, S.Pd., warga Kampung Pepelah, menyambut baik pembangunan tersebut. Menurutnya, jalan yang memadai akan memudahkan warga menjangkau kebun, bersilaturahmi dengan keluarga maupun tetangga, serta berbelanja kebutuhan sehari-hari ke Kota Blangkejeren.
“Alhamdulillah, berkat jasa TNI, akses jalan Huntara dibuka dan warga mudah melaksanakan aktivitas sehari-hari, termasuk ke pusat kota Blangkejeren,” kata Saifullah.
Bagi masyarakat yang masih berupaya memulihkan kehidupan pascabencana, pembangunan jalan ini diharapkan tidak hanya memperpendek hambatan perjalanan, tetapi juga membantu menghidupkan kembali kegiatan sosial dan ekonomi. Melalui TMMD, pembukaan akses menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan warga.


