TMMD  

Fasilitas Masjid Rusak, TMMD ke-130 Hadirkan Perbaikan Lewat Gotong Royong di Kampung Gajah

Gayo Lues – Kerusakan tempat wudhu dan fasilitas MCK Masjid Baiturrahman selama ini menjadi salah satu persoalan yang dirasakan masyarakat Kampung Gajah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Kondisi tersebut semakin menyulitkan warga ketika musim hujan tiba, terlebih akses jalan menuju masjid yang miring kerap berubah menjadi becek dan licin.

Persoalan itu kini mulai mendapat penanganan melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues. Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bergotong royong merehabilitasi Masjid Baiturrahman, termasuk memperbaiki tempat wudhu dan MCK agar kembali dapat digunakan secara layak.

Proses perbaikan dilakukan secara bertahap. Bagian bangunan yang telah rusak dibongkar, kemudian diganti dengan material baru sebelum dilanjutkan dengan pekerjaan pengecatan. Keterlibatan langsung warga dalam setiap tahapan membuat pekerjaan berlangsung lebih efektif sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang sedang dibenahi.

Pengulu Kampung Gajah, M. Yusuf, mengatakan dukungan masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat baik. Ia menilai kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membantu dari sisi tenaga, tetapi juga membangkitkan semangat warga untuk menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama.

“Ini tentunya berkat dukungan dari TNI dan ini juga menunjukkan bahwa masyarakat di sini betul-betul mendukung program TMMD ini,” kata M. Yusuf kepada media ini, Jumat (30/10/2026).

Wadansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues, Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, yang mewakili Dansatgas Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., menjelaskan bahwa rehabilitasi masjid dan fasilitas MCK tersebut merupakan sasaran tambahan dalam pelaksanaan TMMD. Perbaikan ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sarana ibadah dan fasilitas umum yang lebih baik.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat di sini sangat baik sehingga pekerjaan ini berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Bagi masyarakat, manfaat pekerjaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan. M. Hasan, warga yang ikut bekerja bersama Satgas, mengungkapkan bahwa fasilitas yang rusak sebelumnya membuat aktivitas warga menjadi kurang nyaman. Padahal, masjid tidak hanya digunakan untuk beribadah, tetapi juga menjadi tempat berlangsungnya kegiatan adat dan kemasyarakatan.

“Alhamdulillah, dengan adanya rehab masjid dan tempat wudhu ini, ke depannya kami sudah bisa memanfaatkannya untuk keperluan ibadah, adat istiadat dan kemasyarakatan,” ungkap M. Hasan.

Dengan perbaikan tersebut, masyarakat Kampung Gajah diharapkan kembali memiliki fasilitas masjid dan MCK yang lebih layak dan nyaman. Gotong royong antara Satgas TMMD dan warga pun menjadi bagian penting dalam menghadirkan perubahan yang manfaatnya dapat dirasakan bersama.