GAYO LUES – Pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan akses jalan dan infrastruktur penghubung. Ketersediaan air bersih serta fasilitas sanitasi yang memadai juga menjadi kebutuhan penting yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues.
Di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, sejumlah pekerjaan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terus dikerjakan oleh personel Satgas TMMD. Program tersebut meliputi rehabilitasi MCK, pengeboran sumur air, hingga pemasangan jaringan pipa air.
Salah satu pekerjaan yang menunjukkan perkembangan signifikan adalah rehabilitasi MCK Masjid Baiturrahman di Kampung Gajah. Fasilitas yang juga digunakan sebagai tempat wudu tersebut kini hampir selesai dikerjakan.
Penyediaan sarana sanitasi ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat ketika menjalankan aktivitas sehari-hari maupun beribadah di masjid.
Sementara itu, untuk mendukung ketersediaan sumber air, Satgas TMMD mengerjakan dua sumur bor di lokasi berbeda. Titik pertama berada di Kampung Gajah, berdekatan dengan lokasi rehabilitasi MCK, sedangkan titik kedua berada di Huntara Bawah Kampung Pepelah.
Dukungan terhadap distribusi air juga dilakukan melalui pekerjaan pipanisasi di Huntara Atas Kampung Pepelah. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan air bersih.
Wadansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues, Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, mewakili Dansatgas Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., menjelaskan bahwa seluruh kegiatan fisik terus digenjot agar pelaksanaannya berjalan sesuai target.
Ia menegaskan, TMMD merupakan wujud pengabdian TNI yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan kebersamaan antara prajurit dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan TNI bersama pemerintah daerah dan warga menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan di kawasan yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur.
Berbagai pekerjaan yang dilaksanakan dalam TMMD ke-130 juga mencakup pembukaan jalan, pembangunan gorong-gorong, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi masjid, serta pembuatan kandang ayam.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa program TMMD menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari akses transportasi, tempat tinggal, sarana ibadah, hingga kebutuhan sanitasi.
Melalui pembangunan yang dilaksanakan secara terpadu, Satgas TMMD berharap fasilitas yang dibangun dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setelah program selesai.
Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Pining.


