Data Vaksin Trenggalek Pengaruhi Penurunan Level

  • Bagikan

TRENGGALEK – Data vaksin antara pemerintah daerah dan instansi pelaksana program vaksin tidak sama, dengan adanya kendala tersebut mengakibatkan Trenggalek belum memenuhi syarat untuk penurunan level.

Menanggapi hal itu Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat saat ini sudah mencakup sekitar 30 persen lebih.

Padahal telah banyak agenda vaksin dengan cara berkolaborasi antara pemkab dan salah satu instansi di Surabaya, namun data belum tercatat di data base vaksin pemkab.

“Jumlahnya cukup banyak yaitu sekitar 2.000 dosis,” ungkapnya, Jum’at (15/20/2021).

Dalam hal ini, Gus Ipin mengatakan dimungkinkan karena proses pencatatan menggunakan akun data base instansi tersebut, sehingga sementara ini masih belum tercatat pada progres capaian vaksin di Trenggalek.

Namun demikian pihaknya yakin capaian itu pastinya akan tercatat di data base pemerintah pusat, tinggal menunggu prosesnya saja.

Namun hal tersebut tidak terlalu menjadi masalah, sebab catatan vaksinasi nanti tetap tercatat sebagai capaian di Trenggalek.

“Untuk menyelesaikan ini pemkab akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar hal tersebut bisa diselesaikan secepatnya,” ucapnya.

Gus Ipin juga menjelaskan, untuk antusias dan kesadaran vaksin bagi masyarakat Trenggalek sendiri masih sangat. Buktinya setiap pelaksanaan vaksinasi selalu ramai didatangi masyarakat yang tetap berpedoman pada protokol kesehatan (prokes).

Dari situ capaian rata-rata vaksin saat ini cukup banyak yaitu di antara 3.000 hingga 5.000 dosis setiap hari. Hingga saat ini proses vaksin yang kami lakukan jalan terus, dan seluruh agenda tersebut telah terjadwal. (Rudy)

  • Bagikan