Jakarta, Nusantarapos.co.id — Film Alas Roban yang disutradarai Hadrah Daeng Ratu diangkat dari urband legend yang sudah tak asing bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Film Alas Roban dipersembahkan oleh kolaborasi Unlimited Production, Narasi Semesta, dan Legacy Pictures.
Para pemain yang terlibat antara lain Michelle Ziudith sebagai Sita, Rio Dewanto sebagai Anto, Taskya Namya sebagai Tika, Imelda Therinne sebagai Dewi Raras, serta Fara Shakila sebagai Gendis.
Diketahui, Alas Roban dikenal sebagai jalur penghubung Batang – Semarang yang dipercaya angker karena memiliki pemandangan hutan lebat serta sisi jurang yang dalam. Jika melewati di kala malam, suasana mencekam begitu terasa.
Mulai dari sopir lintas kota, obrolan penumpang, dan pengendara mobil maupun motor sudah tak asing dengan cerita-cerita horor di jalur tersebut.
Sutradara Hadrah Daeng Ratu menyebut Alas Roban punya latar yang kuat karena menyimpan sejarah panjang dan misteri yang terus hidup di tengah masyarakat. “Alas Roban menyimpan banyak sejarah dan misteri. Jalur ini dikenal sebagai salah satu lintasan paling angker di Jawa,” kata Hadrah di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, kisah misteri yang beredar kerap menyebut banyak pengendara mengalami kejadian ganjil, baik saat melintas maupun setelah melewati kawasan tersebut. “Banyak yang menemukan hal-hal gaib dan mistis saat melewati, bahkan setelahnya,” lanjutnya.
Film Alas Roban merangkum larangan-larangan mistis yang selama ini kerap dibicarakan: menghindari melintas tepat tengah malam, tidak singgah ke warung pinggir jalan, mewaspadai spion kendaraan, tidak menanggapi suara yang memanggil nama dari sisi jalan, serta tidak menatap bayangan diam yang tampak di pepohonan. Atmosfer itulah yang menjadi pijakan utama film ini.
Taskya Namya, yang memerankan Tika, menyoroti salah satu momen yang menjadi pemantik ketegangan dalam cerita. “Momen ketika Tika menemukan gambar Gendis yang tidak wajar, kecurigaan muncul makin kuat karena ada yang aneh. Terlebih saat Gendis mengajak main petak umpet, di situ ekspresinya tidak seperti Gendis yang ia kenal,” ujar Taskya.
Kisah horor Alas Roban akan menghantui bioskop-bioskop di Indonesia mulai 15 Januari 2026. (Arie)

