PACITAN,NUSANTARAPOS,- Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan kampung Dusun Pager, Desa Arjowinangun. Motor Nmax yang dikendarai oleh seorang remaja ini harus menerima nasib yang tragis.
Menurut informasi dari warga Dusun Pager, salah seorang polisi lalu lintas melakukan pengejaran kepada korban dari arah selatan tempat kejadian perkara (TKP). Korban yang semula mengemudikan motornya dengan kecepatan tinggi untuk tujuan agar terlepas dari kejaran polisi. Namun naas bagi korban, karena tidak bisa mengendalikan motornya, akhirnya menabrak tangga jembatan yang kemudian menabrak tiang di sebelah utara tangga.
Kondisi korban yang diduga dari Kabupaten Brebes ini akhirnya jatuh bersimbah darah dengan kondisi yang mengenaskan. “Korban dari arah selatan kemudian menabrak tangga kemudian menabrak tiang ini,” kata salah seorang warga, Rabu (26/3/26).

Disisi lain, Kapolres Pacitan AKBP, Ayub Diponegoro Ashar, melalui konfrensi persnya di Gedung Graha Bhayangkara membenarkan adanya kejadian laka lantas di Dusun Pager, Desa Arjowinangun. Pihaknya menjelaskan kronologi kejadian tersebut, korban mengendarai motor brong dan tanpa plat nomor, sehingga anggota berupaya untuk melakukan peneguran. Namun sayangnya, korban lari dan pihak lantas pun melakukan pengejaran.
“Saat ini yang bersangkutan sudah kita amankan dan kita laksanakan proses pemeriksaan secara internal dan kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Polda Jatim, dan hari ini yang bersangkutan akan dibawa ke Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ayub.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa kasus ini akan ditangani secara tegas dan obyektif. Apabila ternyata ada yang tidak sesuai SOP akan dilakukan sanksi. “Kami Polres Pacitan juga sedang mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi memperjelas kronologi secara utuh kasus laka lantas tersebut,” terangnya.
Lebih lanjut Kapolres tak lupa mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga korban dan berharap kejadian akan terus dilakukan pendalaman serta lebih lengkapnya akan disampaikan secara transparan.

