Setelah Tertutup Longsor, Akses Dusun Ngukir Kembali Terbuka Berkat Gotong Royong TNI dan Warga

Kateno saat melewati akses Dusun Ngukir yang telah terbuka.

Madiun – Setelah sempat tertutup timbunan longsor selama satu hari, jalan di Dusun Ngukir, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, kini telah kembali terbuka dan dapat dilalui oleh warga.

Bagi masyarakat setempat, akses tersebut bukan sekadar jalur penghubung, melainkan nadi utama aktivitas sehari-hari. Mulai dari menuju ladang, mencari pakan ternak, berangkat ke sekolah, hingga menunjang roda perekonomian warga.

Warga pun tampak begitu bahagia dan lega dengan terbukanya kembali jalan tersebut. Senyum dan rasa syukur terlihat jelas dari mereka yang kini dapat kembali beraktivitas secara normal.

“Alhamdulillah senang, jalannya bisa dilalui lagi. Kalau tidak ada jalan ini, bingung mau lewat mana lagi, karena rumah saya terpencil dan ini jalan satu-satunya,” ujar Kateno, ditemui usai mencari pakan untuk ternaknya, Rabu (8/4/2026).

Proses pembukaan jalan dilakukan melalui gotong royong yang melibatkan aparat TNI bersama warga. Material longsor dibersihkan secara manual hingga akses kembali normal.

Kateno pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan keterlibatan TNI dalam membantu masyarakat.

“Saya bersama warga di sini juga berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang kemarin telah bergotong royong bersama kami membersihkan timbunan longsor,” katanya.

Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi langkah cepat personel di jajarannya dalam menangani kondisi tersebut. Menurutnya, respons cepat yang dilakukan merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan warga.

“Terima kasih kepada anggota Kodim 0803/Madiun yang telah mampu bertindak cepat. Ini merupakan bentuk kehadiran kami, TNI, untuk terus membantu masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam proses pembukaan jalan tersebut menjadi bukti kuat bahwa Kemanunggalan TNI-Rakyat adalah kunci dalam menghadapi setiap tantangan.

Kolonel Untoro juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi. Warga pun diminta untuk segera melaporkan kepada Babinsa atau Koramil apabila menemukan tanda-tanda longsor atau kondisi yang membahayakan.

Sebelumnya, pada Selasa (7/4/2026) pagi, longsor menutup jalan di Dusun Ngukir. Peristiwa tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan lereng Gunung Wilis sejak malam hingga pagi hari, sehingga menyebabkan tanah menjadi labil dan akhirnya ambrol menutup badan jalan.