GRESIK – TMMD ke-128 hadir dengan berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Perbaikan RTLH menjadi salah satu prioritas kegiatan. Warga pun mulai merasakan perubahan nyata dari program tersebut.
Kebersamaan antara anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik dan warga Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, terlihat kuat dalam proses pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Tulus, Rabu (6/5/2026). Dengan semangat gotong royong, pengerjaan rumah dilakukan secara bersama-sama demi mempercepat penyelesaian pembangunan. Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai aktivitas di lokasi pengerjaan.
Sejak pagi, para prajurit dan warga saling membantu mengerjakan berbagai bagian rumah. Ada yang mengaduk semen, memasang bata, hingga memperkuat struktur bangunan agar rumah lebih kokoh dan aman ditempati. Kerja sama yang terjalin membuat proses pembangunan berjalan lebih lancar dan efektif.
Salah satu anggota Satgas TMMD, Praka Ali, mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mendukung keberhasilan program TMMD. Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan warga tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan sosial di lingkungan desa. Ia berharap rumah milik Bapak Tulus segera selesai sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga.
Warga Desa Slempit menyambut antusias pembangunan RTLH tersebut karena dinilai sangat membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Kehadiran Satgas TMMD juga membawa semangat baru dalam menjaga budaya gotong royong di tengah masyarakat. Melalui program TMMD ke-128, TNI dan rakyat kembali menunjukkan kebersamaan dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Program RTLH menjadi bagian penting dari keberhasilan TMMD ke-128. Warga merasakan perubahan yang signifikan. Hunian layak kini bukan lagi sekadar harapan.

