PROBOLINGGO, NUSANTARAPOS, (11/5/2026) – Aktivitas usaha bengkel di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, tampak lebih ramai sejak program TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo berjalan. Meningkatnya mobilitas personel Satgas dan warga membuat permintaan jasa perawatan kendaraan turut naik.
Kondisi ini berdampak langsung pada pendapatan pelaku usaha lokal. Beberapa pemilik bengkel mengaku omzet mereka meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan sebelum program TMMD dimulai.
Peningkatan ekonomi ini terjadi karena adanya perputaran uang dari kegiatan pembangunan infrastruktur dan kebutuhan logistik Satgas. Warga sekitar juga memanfaatkan peluang untuk membuka warung dan layanan jasa kecil lainnya.
Koptu Iyan Sugianto dari Satgas TMMD yang bertugas di lapangan mengatakan dampak ekonomi program ini sudah mulai dirasakan masyarakat. Ia menyebut keterlibatan warga dalam kegiatan TMMD turut mendorong pertumbuhan usaha kecil.
“Sejak TMMD berjalan, aktivitas warga meningkat. Bengkel dan usaha kecil di sekitar lokasi kerja menjadi lebih ramai. Ini bukti program ini membawa manfaat ekonomi langsung,” ujar Koptu Iyan Sugianto.
Pelaku usaha bengkel di Desa Brabe menyampaikan rasa terima kasih atas adanya program TMMD. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan non fisik. Peningkatan ekonomi masyarakat juga menjadi indikator keberhasilan program di lapangan.
Dengan kondisi usaha yang semakin ramai, Satgas optimistis kesejahteraan warga Desa Brabe akan terus meningkat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dan rakyat dalam membangun desa.

