PROBOLINGGO, NUSANTARAPOS, (12/5/2026) — Di tengah medan terjal dan jalur berbukit di wilayah Kecamatan Tiris, semangat personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo tak surut. Pekerjaan pipanisasi sepanjang 3 kilometer yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD kini telah mencapai progres 80 persen.
Pipa-pipa yang membentang dari titik nol Dusun Kloangan, Desa Racek, perlahan mulai menyambungkan harapan warga akan akses air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat di wilayah tersebut. Di bawah terik matahari, personel Satgas bersama warga terus berjibaku menyelesaikan pemasangan jaringan pipanisasi agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pekerjaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Inf Yahudin bersama tim pemasangan pipanisasi yang terdiri dari Peltu Fatur Rohman dan Serma Yance. Medan yang sulit dan jalur berbatu tak menjadi penghalang bagi mereka untuk terus bekerja demi memenuhi target penyelesaian.
“Semangat anggota tetap tinggi karena kami ingin manfaat program ini segera dirasakan warga. Air bersih merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf Yahudin di sela kegiatan.
Bagi warga sekitar, pembangunan pipanisasi ini bukan sekadar proyek fisik semata. Kehadiran jaringan air bersih menjadi harapan baru untuk mempermudah aktivitas sehari-hari, terutama bagi warga yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih.
Antusiasme masyarakat pun terlihat dalam setiap proses pengerjaan. Warga bersama personel Satgas TMMD saling bahu-membahu mengangkat material dan membantu pemasangan pipa di sepanjang jalur yang dikerjakan. Suasana gotong royong menjadi pemandangan yang menguatkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Program pipanisasi dalam TMMD Ke-128 ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Desa Racek dan sekitarnya.
Dengan progres yang kini mencapai 80 persen, Satgas TMMD optimistis pengerjaan pipanisasi sepanjang 3 kilometer tersebut dapat segera rampung sesuai target, sehingga harapan masyarakat akan akses air bersih dapat segera terwujud.

