Magelang – Sapi milik peternak Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI pada Iduladha 2026. Sapi jenis Simmental bernama “Batu Aji” milik Sapari memiliki bobot 1.053 kilogram dan dinyatakan lolos seleksi kesehatan serta kualitas.
Wakil Bupati Magelang, Sahid, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, terpilihnya sapi asal Magelang membuktikan peternak lokal mampu menghasilkan ternak unggul yang bersaing di tingkat nasional.
“Kami sangat bangga karena sapi dari peternak Kabupaten Magelang bisa dipercaya menjadi hewan kurban Presiden. Ini menunjukkan kualitas peternakan rakyat di Magelang sangat baik,” ujar Sahid saat dihubungi Kamis 15 Mei 2026.
Sahid menjelaskan, proses seleksi sapi kurban presiden dilakukan ketat. Penilaian meliputi bobot, kesehatan, usia, hingga kondisi fisik keseluruhan. Batu Aji dinilai memenuhi seluruh syarat tersebut. Selain berbobot di atas satu ton, sapi ini juga sehat, aktif, dan mendapat perawatan intensif dari pemiliknya.
Keberhasilan Sapari dinilai Sahid bisa menjadi motivasi bagi peternak lain di Magelang. Ia mendorong peternak terus meningkatkan kualitas ternak melalui perawatan, pakan, dan manajemen pemeliharaan yang baik.
“Peternak di Magelang sebenarnya punya potensi besar. Tinggal bagaimana menjaga kualitas pakan, kesehatan ternak, dan manajemen pemeliharaannya,” katanya.
Dinas Peternakan Kabupaten Magelang akan melakukan pendampingan kesehatan terhadap Batu Aji hingga hari pengiriman. Pemeriksaan rutin dilakukan agar kondisi sapi tetap prima menjelang penyerahan pada Hari Raya Iduladha.
Sahid juga mengapresiasi ketekunan Sapari yang dinilai konsisten merawat ternaknya sejak awal. Menurutnya, menghasilkan sapi berbobot lebih dari satu ton tidak bisa instan, melainkan butuh pengalaman, kedisiplinan, dan ketelatenan tinggi.
“Selama ini Kabupaten Magelang memang dikenal memiliki potensi peternakan sapi yang cukup besar, khususnya di kawasan lereng Merapi dan Merbabu yang didukung kondisi alam sejuk dan ketersediaan pakan hijauan melimpah,” pungkasnya.
Ini bukan kali pertama sapi asal Magelang terpilih jadi kurban presiden. Pada 2025 lalu, Presiden Prabowo juga memilih sapi limousin bobot 1 ton milik Slamet Jaryanto, warga Dusun Grogolan Bawah, Dukun, Magelang.
Sahid berharap keberhasilan ini membuka peluang lebih luas bagi peternak lokal untuk meningkatkan nilai jual ternak sekaligus memperkuat sektor peternakan di Kabupaten Magelang.
