Touring Solo Bali-Jakarta, Ricky A Pratama Bawa Gelar Juara Dyno Test

Jakarta, Nusantarapos – Ricky A Pratama, nekat melakukan perjalanan touring seorang diri selama lima hari. Dia menempuh rute dari Bali menuju Jakarta dengan mengendarai Yamaha Aerox Turbo.

Ayah dari lima anak yang telah enam tahun menetap di Bali ini membuktikan bahwa perjalanan jauh tidak selalu harus menggunakan motor touring atau dilakukan bersama rombongan.

Hari pertama ia menempuh rute Denpasar–Banyuwangi dan bermalam di Probolinggo. Perjalanan kemudian berlanjut menuju Pasuruan, Bromo, Blitar, Tulungagung, Wonosari, Yogyakarta, Jalur Daendels, Purwokerto, Banjar, Tasikmalaya, Bandung, hingga akhirnya finish di Jakarta.

Menurut Ricky, touring kali ini merupakan bentuk pembuktian terhadap dirinya sendiri. Selama ini ia merasa perjalanan jauh selalu identik dengan harus memiliki teman seperjalanan dan motor yang benar-benar disiapkan untuk touring.

“Saya ingin membuktikan kalau saya bisa riding sendiri sampai Jakarta. Motor yang dipakai juga bukan motor touring, melainkan Aerox Turbo yang DNA-nya lebih ke arah sport,” ujarnya, Sabtu (4/7/2026).

Bagi pria 37 tahun ini, sejak muda dirinya sudah beberapa kali melakukan touring jarak jauh. Dia pernah melakukan perjalanan Jakarta-Bali menggunakan Ninja 250 bersama rombongan. Bedanya, touring solo kali ini terasa jauh lebih menantang karena dilakukan di tengah kesibukannya sebagai kepala keluarga.

“Kalau dulu masih muda dan ramai-ramai. Sekarang usia sudah bertambah, sudah punya keluarga dan lima anak, jadi touring seperti ini justru menjadi tantangan baru buat saya,” kata Ricky yang dikenal lewat akun Instagram @rickyrazs.

Foto: dok. pribadi

Di luar aktivitas touring, Ricky mengaku dunia otomotif, khususnya modifikasi motor, sudah menjadi bagian dari gaya hidupnya. Baginya, memodifikasi motor sekaligus touring menjadi cara terbaik untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan. Bahkan, motor Aerox Turbo miliknya langsung dimodifikasi besar-besaran sejak pertama kali keluar dari dealer.

“Soal budget sebenarnya tidak ada patokan. Saya modifikasi sesuai keinginan saja. Kalau dihitung-hitung, biaya modifikasinya sudah lebih dari harga motornya sendiri, sekitar Rp 50 juta sampai Rp 60 juta,” ungkapnya.

Menariknya, motor yang digunakan untuk touring lintas pulau tersebut tidak hanya sukses menyelesaikan perjalanan panjang, tetapi juga menunjukkan performa terbaiknya di ajang “We Are Aerox Society”.

Ricky berhasil meraih Juara 1 Badass Dyno Test, sebuah kompetisi yang menguji performa mesin motor melalui dyno test. Kemenangan itu menjadi bukti bahwa motor yang telah dipakai touring ribuan kilometer tetap memiliki performa prima dan mampu mengungguli peserta lainnya.

Ke depan, Ricky masih memiliki mimpi untuk menjelajahi lebih banyak wilayah di Indonesia menggunakan sepeda motor. Beberapa destinasi yang sudah masuk dalam daftar impiannya antara lain Sumba dan Sumatera. Meski belum menentukan apakah akan kembali touring seorang diri atau bersama teman-teman riding, semangatnya untuk terus menjelajah Nusantara tetap menyala.