60 Atlet DKKI DIY Tampil di Forda II, Persiapan FORNAS ke‑IX 2027

YOGYAKARTA, NUSANTARAPOS, – Pengprov Daerah Istimewa Yogyakarta Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI) bersama KORMI D.I. Yogyakarta sukses menggelar Kejuaraan Forda II di SMKN 5 Yogyakarta, Minggu (5/7/2026).

Ajang ini diikuti 60 atlet dari tiga kabupaten/kota: Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta. Dipertandingkan khusus kategori Kumite Putra dan Putri, meliputi kelas Pra Junior, Junior, hingga Senior dengan rentang usia 8 tahun hingga di atas 17 tahun.

Ketua Panitia sekaligus Ketua DKKI Pengprov DIY, Edi Waluyo, menjelaskan kegiatan ini memiliki dua tujuan utama: memperkenalkan DKKI kepada masyarakat luas, serta menambah jam terbang atlet—terutama peserta yang baru pertama kali tampil di ajang resmi. Selain itu, kejuaraan ini menjadi tahap seleksi persiapan atlet menuju Kejuaraan FORNAS ke‑IX Tahun 2027 di Palu, Sulawesi Tengah.

“Kami berharap DKKI semakin berkembang. Lewat ajang ini, kami juga ingin meluruskan pandangan masyarakat bahwa aliran Kyokushin aman bagi anak‑anak, mengingat selama ini banyak yang menganggap olahraga ini keras dan berbahaya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Guru DKKI Pusat, Shihan M. Mahmoed, menyampaikan rasa syukur karena DKKI DIY kini telah resmi menjadi anggota tetap KORMI DIY. Meskipun ini baru ajang Forda II, keikutsertaan DKKI sudah diakui secara resmi dan mendapatkan kuota tiga jenjang perwakilan, sama seperti organisasi lain di lingkungan KORMI DIY.

Sesuai arahan Ketua Umum DKKI, Senpai Tunggu Aryo Wibowo, Shihan Mahmoed mengimbau seluruh peserta bertanding dengan sportivitas dan semangat tinggi. “Alhamdulillah, seluruh pertandingan berjalan lancar dan tanpa protes. Kepada semua atlet tunjukkan prestasi terbaik dengan teknik yang tepat sesuai bimbingan pelatih di dojo masing‑masing,” pesannya.

Pihak KORMI DIY pun memberikan apresiasi tinggi dan mendorong perluasan jangkauan DKKI. Saat ini DKKI baru hadir di tiga wilayah, sedangkan Kabupaten Kulon Progo dan Gunung Kidul belum memiliki perwakilan. Ke depannya diharapkan kelima kabupaten/kota di DIY sudah memiliki cabang masing‑masing.

Terakhir, Shihan Mahmoed menekankan fondasi keberhasilan atlet terletak pada pengembangan dojo di setiap daerah serta peningkatan kualitas pelatih. “Jika kedua hal ini terpenuhi, kami yakin akan lahir talenta baru yang berkelas, demi melanjutkan prestasi dan regenerasi atlet DKKI yang berkelanjutan,” pungkasnya.

📋 DAFTAR PERAIH MEDALI

Kelas Pra Junior

1. 🥇 Emas: Karaisa Celena Canddia Aznii (Sleman)

2. 🥈 Perak: Meisya Dwi Abellia (Sleman)

3. 🥉 Perunggu: Quaneisha Fahmida Dhiya Shafira (Kota Yogyakarta)

Kelas Junior

1. 🥇 Emas: Laksana Christian Alvianrivan Perkasa (Kota Yogyakarta)

2. 🥈 Perak: Hafizh Alfiandra Endani (Bantul)

3. 🥉 Perunggu: Alvaro Hauzan Putra Harkl (Sleman)

Kelas Senior

1. 🥇 Emas: Roy Johan Wiraguna (Kota Yogyakarta)

2. 🥈 Perak: Rizky Alfahri Susanto (Sleman)

3. 🥉 Perunggu: Isa (Bantul)

(Aryo)