BANJARNEGARA, NUSANTARA POS – Bagi sebagian orang, waktu istirahat adalah saat melepas lelah. Namun bagi Pratu Brian Sitorus, anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, waktu jeda justru menjadi kesempatan untuk berbagi ilmu. Di sela-sela aktivitas pembangunan rabat beton, ia mengajak anak-anak belajar bersama di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (22/07/2026).
Di bawah rindangnya pepohonan di sekitar lokasi TMMD, beberapa anak tampak duduk melingkar dengan penuh antusias. Masih mengenakan seragam sekolah, mereka menyimak setiap penjelasan yang disampaikan Pratu Brian. Sesekali terdengar tawa ketika prajurit muda itu menyisipkan candaan agar suasana belajar terasa menyenangkan.
Tak ada ruang kelas, tak ada meja ataupun papan tulis. Hamparan tanah dan suasana pedesaan menjadi ruang belajar sederhana yang dipenuhi semangat. Bagi anak-anak Dusun Kunir, momen itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Mereka tidak hanya melihat TNI bekerja membangun jalan, tetapi juga merasakan kepedulian para prajurit terhadap pendidikan generasi penerus bangsa.
Pratu Brian mengajak anak-anak membaca, berhitung, dan berbincang tentang cita-cita mereka. Dengan bahasa yang mudah dipahami, ia memberikan motivasi agar rajin belajar, disiplin, serta tidak takut bermimpi setinggi mungkin.
“Belajar yang rajin, karena kalian adalah masa depan desa ini,” pesan Pratu Brian kepada anak-anak yang mendengarkan dengan penuh perhatian.
Sementara pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter dengan lebar 2,5 meter dan tinggi 0,15 meter terus berlangsung di sekitarnya, suasana belajar itu menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan TMMD. Program ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan membangun karakter generasi muda.
Warga yang melihat kegiatan tersebut mengaku bangga. Mereka menilai kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membantu memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga memberikan teladan dan motivasi bagi anak-anak agar semakin giat menuntut ilmu.
Semangat kebersamaan yang tercipta selama TMMD menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui kerja bakti, melainkan juga melalui sentuhan kemanusiaan yang mampu menginspirasi masyarakat.
Bagi Pratu Brian, membangun desa berarti membangun dua hal sekaligus: infrastruktur yang kuat dan sumber daya manusia yang berkualitas. Jalan yang kokoh akan mempermudah perjalanan masyarakat, sedangkan pendidikan akan menjadi jalan bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” setiap momen memiliki makna. Ketika palu dan cangkul berhenti sejenak, lahirlah pelajaran yang tak kalah berharga. Dari Desa Gumelem Kulon, Pratu Brian Sitorus menunjukkan bahwa pengabdian seorang prajurit bukan hanya membangun jalan dari beton, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.(Pendimbna).

