DAERAH  

Tukang Foto Bupati Purworejo, atas Dedikasinya Terima Penghargaan

Yan Budi Nugraha (ketiga dari kiri) saat berfoto bersama dengan Bupati Purworejo dan pejabat pendamping serta anak-anak yatim piatu. (Kapten Jeck)

PURWOREJO,NUSANTARAPOS, – Petugas Foto kegiatan Bupati Purworejo bernama Yan Budi Nugraha (33) mendapatkan Apresiasi dan Penghargaan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Purworejo.

Yan adalah seorang Tenaga ASN (P3K) di Lingkungan Sekretariat Daerah Pemkab Purworejo Bagian Prokopim. Kesehariannya dia bertugas menjepret setiap kegiatan kedinasan Bupati Purworejo
Namun, penghargaan yang Ia terima bukan karena karya-karya fotonya, tapi justru karena kepedulian sosialnya terhadap anak-anak yatim piatu dan Dhuafa di wilayah dia tinggal.

Aksi peduli anak-anak yatim piatu tersebut dia wujudkan dengan mendirikan Warung Gratis yang diberi nama Bestiem Dompet Dhuafa di tempat dia tinggal bersama ibunya di Desa Tridadi Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo.

Nah, atas dedikasinya inilah, Pemkab Purworejo melalui Bupati Purworejo Yuli Hastuti, mengundang Yan dan anak-anak asuhnya untuk berkunjung di Pendopo Agung Rumah Dinas Bupati Ourworejo, pada Jumat (24/07/2026) pagi tadi.

Tak cuma diundang hanya untuk sekedar sarapan pagi, ternyata Yan Budi diberikan penghargaan oleh Bupati Purworejo atas dedikasinya tersebut

Yan yang datang bersama beberapa anak asuhnya, yakni anak-anak yatim piatu dan anak keluarga dhuafa, disambut juga oleh pejabat yang mendampingi Bupati Yuli Hastuti, seperti Kepala Dinas Kesehatan; dr Sudarmi, Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana; Andang Nugerahatara Kepala Baznas Purworejo; Fatkhurohman.

Selain Yan yang mendapatkan penghargaan serta apresiasi dari Pemkab Purworejo, anak-anak Yatim Piatu dan Keluarga Dhuafa, juga mendapatkan bingkisan berupa paket sembako, peralatan sekolah serta bantuan uang tunai.

Sambutan hangat penuh kekeluargaan terpancar dari seluruh tamu yang hadir.
Sebaliknya, raut wajah malu, canggung, bercampur aduk dengan hati senang bahagia, nampak terpancar membaluti wajah-wajah polos sejumlah anak-anak yatim piatu pagi itu.

Namun, sejurus kemudian situasi cair menyelimuti seluruh ruangan, tatkala Bupati Yuli Hastuti menjabat tangan satu persatu dari mereka, serta menyapa dengan dialog lembut nan ramah.

Kelembutan sosok Yuli Hastuti inilah yang menyulap situasi psikis anak-anak dari awalnya malu dan canggung, kin akhirnya cair. Puncak dari keceriaan mereka saat Bupati Yuli Hastuti menyerahkan bingkisan kepada anak-anak tersebut.

“Terima kasih, Bu,” begitu terdengar lirih dari salah satu mulut mungil mereka.

Bupati Yuli Hastuti menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada Yan Budi atas inisiatif dan kepeduliannya terhadap anak-anak yatim dan Keluarga Dhuafa. Menurutnya, kehadiran warung gratis tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi Mas Yan Budi yang telah mendirikan warung gratis untuk anak-anak yatim. Kepedulian seperti ini sangat luar biasa dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya. Pemerintah Kabupaten Purworejo tentu mendukung kegiatan-kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim,” ujar Bupati.

Bupati berharap keberadaan Warung Gratis “Bestiem Dompet Dhuafa” dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Ia juga mengajak masyarakat, para dermawan, serta berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi membantu anak-anak yatim agar mereka dapat tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Sementara, Yan Budi mengaku tak berfikir sejauh ini, apalagi untuk mendapatkan penghargaan dari Bupati Purworejo.
“Karena saya juga anak yatim. Bapak saya meninggal dunia saat saya berusia 23 tahun. Jadi itulah yang melecut hati saya untuk berbuat kepada anak-anak ini,” ungkap Yan.

Meski demikian, Ia menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Bahwa warung gratis tersebut didirikan sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, dukungan dari pemerintah menjadi motivasi bagi dirinya beserta para relawan untuk terus menjalankan kegiatan sosial secara berkelanjutan. ( *)