BOJONEGORO- Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Samijan di RT 13/RW 06, Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, terus menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.
Pada Selasa (28/7/2026), Satgas TMMD berhasil menyelesaikan pemasangan dinding hebel pada seluruh sisi bangunan, meliputi bagian kanan, kiri, depan, dan belakang. Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, pembangunan kini memasuki tahap finishing melalui plesteran dinding dan perapian lantai sebelum pemasangan keramik.
Pekerjaan dilaksanakan dengan penuh semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga setempat. Setelah seluruh dinding berdiri kokoh, Satgas langsung mempersiapkan proses plesteran untuk memperkuat sekaligus merapikan permukaan dinding. Sementara itu, lantai rumah diratakan agar pemasangan keramik dapat dilakukan dengan presisi, sehingga menghasilkan hunian yang nyaman, aman, dan memiliki kualitas bangunan yang baik.
Salah seorang anggota Satgas TMMD Ke-129 mengatakan bahwa setiap tahapan pembangunan terus dikerjakan sesuai rencana dengan mengedepankan kualitas. “Rampungnya pemasangan dinding hebel menjadi langkah penting menuju tahap finishing. Kami bersama warga akan melanjutkan plesteran dan perapian lantai agar pemasangan keramik dapat segera dilakukan. Kami optimistis rumah Bapak Samijan dapat selesai tepat waktu dan siap dihuni,” ujarnya. Bapak Samijan pun mengaku bahagia melihat perkembangan rumahnya. “Terima kasih kepada Satgas TMMD dan warga yang telah bekerja dengan penuh semangat. Rumah kami kini hampir selesai dan menjadi harapan baru bagi keluarga untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak,” tuturnya.
Program TMMD Ke-129 kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan kerja sama yang erat, pembangunan RTLH Bapak Samijan diharapkan segera rampung sehingga memberikan hunian yang sehat, aman, nyaman, serta meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

