Kapenrem 081/DSJ Ingatkan Anggota dan Keluarga Bijak Bermedsos

Mayor Ismail saat memberikan arahan tentang bijak bermedsos pada saat apel pagi.

Madiun – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan semakin luasnya penggunaan media sosial, Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa bijak dalam menggunakan media sosial (medsos).

Pamen TNI AD itu menilai, media sosial kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Berbagai platform media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi, berbagi informasi, sekaligus menyampaikan berbagai kegiatan kepada masyarakat.

Namun, di balik kemudahan tersebut, penggunaan media sosial juga membutuhkan tanggung jawab. Setiap informasi, foto, video, maupun komentar yang diunggah dapat dengan cepat tersebar dan diketahui oleh banyak orang.

“Media sosial saat ini jenisnya banyak sekali. Untuk itu kita harus bijak menggunakannya dengan memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif, bukan justru sebaliknya dengan mengunggah hal-hal yang negatif,” kata Ismail dalam arahan saat apel pagi di Halaman Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Rabu (16/9/2026).

Ia menegaskan, setiap unggahan di media sosial memiliki konsekuensi. Karena itu, anggota perlu mempertimbangkan dengan matang setiap konten atau unggahan yang akan dibagikan, baik dari sisi manfaat maupun dampak yang mungkin ditimbulkan.

“Saat ini ada pepatah, jarimu harimaumu. Kalau kita asal saja mengetik atau mengunggah konten di medsos, dampaknya sangat besar. Selain berdampak bagi pribadi, juga dapat berdampak bagi keluarga, satuan, dan institusi,” ungkapnya.

Ismail juga mengingatkan anggota untuk tidak mudah percaya dan turut menyebarluaskan berbagai informasi yang beredar di media sosial, terutama informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Menurut dia, kehati-hatian dalam bermedia sosial penting dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi yang keliru sekaligus menjaga nama baik pribadi dan institusi.

“Jangan sampai kita menerima informasi kemudian langsung kita sebarkan. Kita harus cek dulu sumber dan kebenarannya,” ujarnya.

Tak hanya kepada anggota, Ismail juga meminta agar pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara bijak turut disampaikan kepada keluarga.

“Berikan juga pemahaman kepada keluarga, istri kita, anak-anak kita, agar bijak dalam menggunakan medsos. Tanggung jawab kita untuk memberikan pemahaman kepada mereka,” pungkasnya.