Jakarta, Nusantarapos – Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) memberikan apresiasi terhadap Raditya Endra Budiman yang dinilai sukses membawa Perumda Dharma Jaya (BUMD pangan DKI Jakarta) melakukan berbagai langkah strategis dan transformasi bisnis yang signifikan.
Sebagai Direktur Utama yang menjabat sejak 2019 dan kembali diangkat pada 2023, mantan pengacara ini berhasil mengubah peta bisnis dan kinerja perusahaan secara positif.
Ketua Umum DPP KAMAKSI Joko Priyoski menilai, Direktur Utama Dharma Jaya Raditya Endra Budiman telah menorehkan sejumlah prestasi dan penghargaan bergengsi atas keberhasilannya memimpin transformasi bisnis dan menjaga ketahanan pangan di DKI Jakarta.
Program Pengembangan Ketahanan Pangan Regional yang dijalankan Dirut Dharma Jaya Raditya Endra Budiman dengan menginisiasi dan memperluas pengelolaan lahan strategis untuk peternakan (sapi, ayam, ikan) serta pertanian guna menjamin ketersediaan protein hewani bagi warga Jakarta patut mendapat dukungan dan apresiasi dari warga Jakarta.
Melalui inovasi dan hilirisasi peternakan tersebut, ia memantapkan posisi perusahaan sebagai salah satu pemain utama dan terdepan dalam industri daging serta ketahanan pangan protein hewani di wilayah DKI Jakarta.
Di bawah kepemimpinan Raditra Endra Budiman, Perumda Dharma Jaya berhasil memborong apresiasi dalam ajang Top BUMD Awards 2025. Prestasi yang diraih meliputi: Top CEO BUMD 2025 yang dinobatkan langsung kepada Raditya Endra Budiman, Top BUMD Awards 2025 kategori BUMD Aneka Usaha #Bintang 4, Penghargaan Top Pembina BUMD 2025 yang diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta.
Raditya juga dinilai berhasil mengubah ketergantungan perusahaan terhadap penugasan pemerintah (subsidi pangan masyarakat rentan) secara bertahap dengan membangun kemandirian finansial dan penguatan sektor komersial yaitu porsi penugasan yang awalnya mendominasi hingga 90%, berhasil ditekan menjadi sekitar 60%. Kemudian sisa 40% kegiatan kini digerakkan dari sektor komersial yang mandiri. Upaya ini meminimalkan ketergantungan finansial terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sekaligus meningkatkan profitabilitas.
Dalam sektor transformasi bisnis dan digitalisasi Perumda Dharma Jaya, Raditya berhasil membawa perusahaan beralih ke arah modernisasi melalui penerapan layanan berbasis aplikasi, pemanfaatan big data, integrasi teknologi finansial, serta pengelolaan aset yang lebih produktif dan penerapan Good Corporate Governance (GCG).
Bukan hanya sekedar dukungan dan apresiasi, tentunya kritik dan masukan yang positif sangat dibutuhkan dari masyarakat untuk kemajuan Dharma Jaya menjalankan tugas utamanya menjaga ketahanan pangan menuju generasi Indonesia Emas.





