GAYO LUES – Usai resmi dibuka, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues langsung memulai pengerjaan sasaran fisik di Desa Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Pengerjaan diawali dengan pembukaan jalan dan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TMMD ke-130 yang pembukaannya berlangsung pada Selasa (13/10) di Lapangan Pancasila, Blangkejeren. Memasuki hari pertama pelaksanaan, personel Satgas bersama masyarakat mulai mengerjakan sasaran yang telah direncanakan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pembukaan jalan sepanjang 3.500 meter telah mencapai sekitar 150 meter. Sementara itu, pembangunan RTLH pada titik kedua masih dalam tahap awal, yakni perataan tanah sebagai dasar tapak rumah sebelum memasuki pekerjaan konstruksi berikutnya.
Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Inf Adrianto, mengatakan bahwa Satgas TMMD bersama warga Kampung Pepelah mulai bekerja dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pengerjaan sasaran TMMD. Keterlibatan warga diharapkan tidak hanya membantu mempercepat pembangunan, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Kami berharap semangat gotong royong ini dapat semakin mempererat kedekatan antara TNI dan masyarakat, tidak hanya selama pelaksanaan TMMD, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat ke depannya,” ujar Kapten Inf Adrianto.
Melalui TMMD ke-130, pembangunan infrastruktur dan rumah layak huni diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pepelah. Sinergi antara Satgas dan warga menjadi bagian penting agar setiap sasaran yang dikerjakan dapat selesai sesuai rencana dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.


