Madiun – Semangat untuk meraih cita-cita menjadi seorang perwira tak pernah padam dalam diri Serka Danny Maulana. Meski telah tiga kali gagal dalam mengikuti seleksi, prajurit yang sehari-hari bertugas di Staf Penerangan Korem 081/DSJ itu tak lantas menyerah.
Sebaliknya, setiap kegagalan justru menjadi pelecut semangat baginya untuk terus berbenah, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan diri lebih baik demi mewujudkan impiannya menjadi seorang perwira TNI AD.
“Seperti pepatah, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Untuk itu, saya harus mempersiapkan diri lebih baik lagi,” kata Danny di sela-sela latihan renang militer di Kolam Renang Pasar Besar, Kota Madiun, Kamis (22/10/2026).
Pria kelahiran Ngawi itu menyadari bahwa menjadi seorang perwira tidak cukup hanya bermodalkan keinginan. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, serta kemauan untuk terus belajar dan berlatih agar mampu memenuhi setiap persyaratan yang ditentukan.
Kesadaran itulah yang mendorongnya untuk tidak larut dalam kekecewaan. Alih-alih menyerah pada keadaan, Danny memilih memanfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya, termasuk dengan rutin melatih kebugaran jasmani dan mengasah kemampuan renang militer.
Baginya, setiap latihan bukan hanya upaya untuk meningkatkan kemampuan fisik, melainkan juga bagian dari perjuangan panjang untuk meraih cita-cita yang selama ini diperjuangkannya.
Kini, dengan bekal pengalaman dari tiga kali kegagalan, Danny kembali menatap kesempatan keempat dengan optimisme. Ia berharap, segala usaha dan persiapan yang dilakukannya dapat membuahkan hasil, sekaligus menjadi langkah untuk membanggakan orang-orang yang paling berarti dalam hidupnya.
“Insya Allah, tahun ini saya optimistis bisa lebih baik dan lolos. Saya ingin membuat istri dan anak yang sedang dikandungnya bangga nantinya,” pungkasnya.


