PACITAN,NUSANTARAPOS,- Kedatangan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Kabupaten Pacitan disambut baik oleh masyarakat, tertama di berbagai daerah yang saat ini mengalami kekeringan.
Gubernur Jatim, menyalurkan bantuan penanganan kekeringan yang senilai Rp. 3, 831.561.640 untuk Kabupaten Pacitan yang mencakup distribusi air bersih dan sarana penampungan untuk memenuhi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Penyerahan bantuan ini dipusatkan di Lapangan Ngebrakmilon, Dusun Sidomakmur, Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Rabu (21/10/2026),
sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Bantuan tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan seperti, dukungan distribusi air bersih sebanyak 8.763 rit, 120 jeriken berkapasitas 15 liter, 80 tandon air berkapasitas 1.200 liter, 400 terpal, serta 10 tandon lipat.
Menurut Khofifah, penanganan dampak kekeringan saat ini focus pada penyaluran dropping air bersih untuk masyarakat, karena menurut data dari BPBD Kabupaten Pacitan, pada awal Oktober 2026, sebanyak 73 desa mengajukan bantuan air bersih, dengan 21.112 kepala keluarga yang tersebar di 246 dusun berada dalam kondisi darurat air bersih.
“Pemprov hanya melapisi apa yang sudah dilapisi oleh Pemkab,” kata Khofifah.
Lebih lanjut Khofifah mengatakan, sebisa mungkin pemerintah tetap membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Karena kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Pacitan membuat ketersediaan air bersih menjadi persoalan yang mendesak bagi warga.


