Gayo Lues – Aliran air yang tidak tertata dapat menjadi ancaman bagi kondisi jalan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Karena itu, pembangunan empat gorong-gorong menjadi bagian penting dalam pembukaan jalan menuju permukiman Huntara atas Kampung Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Upaya tersebut kini memasuki pengerjaan titik keempat. Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues mulai membangun gorong-gorong terakhir dari keseluruhan empat titik yang direncanakan pada ruas jalan sepanjang 3.500 meter dengan lebar 8 meter.
Pembangunan saluran beton ini dirancang agar air dapat mengalir dengan baik dan tidak tertahan di badan jalan. Dengan sistem drainase yang lebih memadai, risiko genangan maupun kerusakan jalan akibat aliran air saat musim hujan diharapkan dapat ditekan.
Manfaatnya tidak hanya berkaitan dengan ketahanan konstruksi jalan. Akses tersebut nantinya akan menghubungkan masyarakat dengan permukiman Huntara atas yang dihuni 39 kepala keluarga. Jalan yang lebih layak dan dilengkapi saluran air diharapkan memudahkan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, Jumat (6/11/2026), menjelaskan bahwa pembukaan jalan dan pembuatan gorong-gorong merupakan sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-130.
Ia menegaskan, pembangunan tersebut merupakan bentuk keterlibatan TNI dalam mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Melalui infrastruktur yang dibangun bersama masyarakat, diharapkan aksesibilitas dan kondisi sosial ekonomi warga Kampung Pepelah dapat semakin baik.”pungkasnya.


