DAERAH  

Danrem 072/Pmk Terima Panitia Festival Jamu Nusantara Ta 2019

Foto : Bertempat diruang kerja Danrem 072/.Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni menerima audiensi Panitia Festival Jamu Nusantara yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Nopember 2019 di Yogyakarta.

NUSANTARAPOS, YOGYA – Dalam rangka penyelenggaraan Festival  Jamu Nusantara ini, akan melibatkan banyak instansi baik mulai dari Dinas Pendidikan untuk melibatkan anak-anak sekolah, Korem, Polda dan dinas UMKM yogyakarta. Adapun tujuan Festival Jamu Nusantara ini, agar bisa mempertahankan produk yang 100% Indonesia.

 

Menurut penuturan Dosen Farmasi UGM Yogyakarta Roni Martin, Produk jamu ini memang sudah ada sejak jaman penjajahan dulu dimana nama dan bahannya  tidak pernah berubah seperti, beras kencur, Temu lawak, Kunir asem dari dulu sampai sekarang tidak berubah.

 

“Di jaman milenial ini, kita harus bisa mempertahankan keberadaan Jamu Asli Indonesia ini, karena anak jaman milenial ini sudah banyak yang memilih minum obat dari pabrik daripada minum jamu yang tidak banyak mengandung efek samping seperti obat dari pabrik yang banyak mengandung zat kimia,” ucapnya.

 

Lanjut Roni, bahwa saat ini dirinya sedang berusaha bagaimana jamu akan menjadi produk modern dengan rasa yang baru, dimana bisa diminum seperti kopi,teh  maupun susu dan dipasarkan secara milenial pula, dan berusaha agar jamu bisa masuk star buck dan swalayan dengan aneka rasa milenial, karena jika tidak dibuat seperti itu maka jamu yang asli Indonesia ini akan ditinggalkan kaum milenial pula.

 

Dijelaskannya, Selain akanmengadakan Festival jamu juga akan mengadakan acara “Mari Minum Jamu Bersama”  sebanyak 10.000 gelas Jamu mengambil tempat di Malioboro, dengan tema “Jamu Yes, Narkoba No”, yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Nopember 2019 nanti.

 

Sementara itu, Danrem 072 Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni menyambut baik gagasan acara Festival Jamu Nusantara dan Mari Minum Jamu Bersama ini, karena ini merupakan salah satu bentuk cinta Tanah air dengan mencintai produk asli Indonesia.

 

“Saya sangat bangga dengan Panitia karena ternyata masih ada anak-anak muda yang masih senang melestarikan budaya asli Indonesia baik Jamu maupun batik,” ungkapnya.

 

Danrem menambahkan, Korem akan selalu mensupport kegiatan ini dan akan mengerahkan prajurit TNI untuk ikut kegiatan Mari Minum Jamu Bersama ini, agar masyarakat juga tahu bahwa TNI juga cinta produk asli Indonesia. “Kita akan support kegiatan ini, karena ini sangat bagus sekali dalam melestarikan budaya bangsa kita sekaligus mencintai produk bangsa sendiri,” pungkasnya. (Rilis)