DAERAH  

Khofifah Ijinkan Santri Mudik Ke Kampung Halaman Rayakan Lebaran

Gubernur Jatim Khofifah (Foto:Urbanasia.com)

SURABAYA,NUSANTARAPOS,- Para santri Pondok pesantren di wilayah Jawa Timur diijinkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah untuk mudik lebaran di kampung halamannya masing-masing.

Sebagai Gubernur dirinya memberi dispensasi khusus dan meminta pengasuh pesantren serta wali santri  untuk tidak mengkhawatirkan atas dispensasi tersebut.

Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) juga menjamin santri-santri akan lolos meskipun di sejumlah wilayah Jatim dilakukan penyekatan.

“Kalau para santri ini pulang lalu jalan sudah disekat, berarti mereka butuh surat pengantar. Maka semua harus dikoordinasikan,” katanya.

Oleh karena itu Khofifah menginstruksikan agar para pengasuh pesantren memberikan surat pengantar kepada santri.

Dalam penyekatan di Jatim sendiri ada tujuh titik yakni, Tuban – Rembang, Bojonegoro – Cepu, Ngawi Mantingan – Sragen, Magetan – Karanganyar, Ponorogo – Wonogiri, Pacitan – Wonogiri, dan Pelabuhan Ketapang – Banyuwangi.

Selain itu juga, pihaknya telah menyiapkan 20 titik pos pantau di batas kota/kabupaten guna memeriksa masyarakat yang akan mudik pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang terutama di Sidoarjo – Pasuruan, Mojokerto – Sidoarjo, Pasuruan – Probolinggo, Probolinggo – Situbondo, Pasuruan – Malang, Malang – Lumajang, Situbondo – Banyuwangi, Jember – Lumajang, Nganjuk – Jombang, Jombang – Mojokerto, Blitar -Kediri, Kediri – Malang, Bojonegoro – Tuban, Ngawi – Madiun, Madiun – Magetan, Madura sisi utara, Madura sisi selatan, Pintu masuk Tol Ngawi dan Pintu masuk Tol Probolinggo.