TMMD  

Diapresiasi Kasdam Jaya & Walikota Bekasi, Ini Kata Dansatgas TMMD Ke-104

JATISARI – Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Suharyanto bersama Walikota Bekasi Rahmat Effendi meninjau langsung pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 tahun 2019 Kodim 0507/Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta yang dipusatkan di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (11/3).

Puas dengan kinerja Satgas TMMD Reguler ke-104 di bawah pimpinan Komandan Satgas Letkol Arm Abdi Wirawan, baik Kasdam Jaya maupun Walikota Bekasi sama-sama memberikan apresiasi. Bahkan, sebagai bentuk penghargaan over prestasi, Satgas TMMD mendapatkan sasaran tambahn untuk merenovasi masjid, serta digagas program karya bhakti skala besar bersama Pemkot Bekasi untuk melakukan renovasi rumah tidak layak huni di Kota Bekasi.

Mendapat apresiasi, Dansatgas TMMD bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh personel Satgas TMMD yang sudah bersungguh-sungguh, melaksanakan program-program fisik maupun non-fisik yang sudah diagendakan. “Apresiasi ini untuk seluruh personel Satgas yang mampu bekerja melebihi ekspektasi, berkat sinergi dengan masyarakat di lokasi pelaksanaan TMMD,” jelasnya, Rabu (13/3).

Ia menambahkan, sebagai bentuk apresiasi seperti yang disampaikan oleh Kasdam Jaya, Satgas TMMD mendapatkan sasaran tambahan, over prestasi, untuk merenovasi Masjid Al Madtahir yang juga terletak di kawasan RW 05. “Program karya bhakti renovasi rumah tidak layak huni, dimana di Kota Bekasi ini masih ada sekira 4 ribu rumah tidak layak huni. Kita ditawarkan karya bhakti ini, bahkan sebelum Pemilu dan Pilpres kalau bisa sudah launching,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Penerangan Kodam Jaya/Jayakarta Kolonel Inf Kristomei Sianturi menuturkan, pencapaian kinerja Satgas TMMD Reguler ke-104 Kodim 0507/Bekasi tidak terlepas dari sinergi dengan masyarakat. Menurutnya, TMMD memang didesain untuk membangun dan mempererat sinergitas TNI dengan masyarakat.

“Sinergitas dalam arti sesungguhnya, bekerja bersama, makan bersama dan bercengkrama bersama dengan warga. Karena selama satu bulan pelaksanaan, seluruh anggota Satgas tinggal di rumah-rumah masyarakat. Jadi 24 jam itu anggota bersama dengan masyarakat. Jadi kunci sukses dari pelaksanaan TMMD adalah sinergi Satgas dengan masyarakat. Jika terjalin sinergitas bagus, Inshaa Allah hasil yang dicapai melebihi ekspektasi,” urainya.