HUKUM  

Diduga Rotan Asal Kalimantan Diselundupkan Melalui Surabaya dan Semarang

Surabaya, NUSANTARAPOS.CO.ID – Rotan asal Kalimantan adalah rotan terbaik dunia. Tetapi sayangnya sejak 2011 rotan asal Indonesia dilarang ekspor baik mentah atau setengah jadi.

Hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MLHK) Republik Indonesia. Nomor P.77/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019 Tentang pemanfaatan hasil hutan bukan kayu pada hutan produksi dan pemungutan hasil hutan bukan kayu pada hutan negara.

Menanggapi hal itu, salah satu pengusaha rotan Kalimantan yang tak mau disebutkan namajya pun mengataka di dalam peraturan tersebut jelas disebut rotan dilarang ekspor, baik mentah atau setengah jadi.

“Namun ternyata akhir-akhir ini rotan asal Kalimantan diduga diseludupkan melalui pelabuhan Surabaya dan Semarang. Pengirimannya diduga melalui kontainer 40 fit tujuan Singapura dan China,” melalui pesan tertulisnya pada Minggu (5/3/2023).

Dugaan ini, tambah dia, penting untuk disikapi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) langsung bersama jajaran bea cukai. Karena data yang kami dapat, bahwa kontainer akan berangkat menuju Singapura-China hanya menunggu kapal datang.

“Harapannya, semoga pihak terkait bisa melakukan penindakan terukur dan terarah. Sehingga kerugian negara bisa berkurang,” pungkasnya.