BISNIS  

AnyChat dari AnyMind Group kini mendukung customer engagement di WhatsApp Meta

Pengguna kini dapat mengelola dan melacak keterlibatan pelanggan dengan mudah melalui AnyChat di WhatsApp, Messenger, Instagram Direct Message, dan LINE untuk mendorong pertumbuhan digital commerce

Singapura – 20 Februari 2024 – AnyMind Group [TSE: 5027], sebuah perusahaan BPaaS untuk marketing, e-commerce, dan transformasi digital, hari ini mengumumkan bahwa platform conversational chat, AnyChat, kini telah terhubung dengan WhatsApp, sebuah aplikasi dan platform chatting yang dikembangkan oleh Meta, yang memungkinkan para pengguna AnyChat untuk mengirim dan menerima pesan kepada para pelanggannya melalui WhatsApp.

Dengan pembaruan ini, bisnis, pedagang online, dan tim dukungan pelanggan dapat berinteraksi dengan pelanggan di pasar mana pun di mana WhatsApp tersedia. WhatsApp memiliki jangkauan global yang luas dan berfungsi sebagai saluran komunikasi yang vital, dengan lebih dari 2 miliar pengguna aktif di seluruh dunia, menjadikannya sangat dominan di pasar di Amerika Utara, Eropa, Amerika Latin, Afrika, dan Asia.

Integrasi WhatsApp di AnyChat mencakup fungsi-fungsi seperti:

– Pesan real-time untuk pengguna AnyChat dengan pelanggan mereka, termasuk menggunakan AnyChat untuk menyebarkan informasi produk dan penawaran promosi, dan menugaskan pelanggan ke agen dukungan pelanggan tertentu;

– Fungsionalitas customer relationship management (CRM) bawaan termasuk kemampuan untuk menandai dan mengelompokkan pelanggan, referensi bidang data dan aktivitas pelanggan, dan juga melacak pesanan mereka (untuk toko berbasis Shopify);

– Mengarahkan arahan iklan ke WhatsApp, memastikan kampanye berjalan dengan lancar, bahkan selama periode sibuk;

– Penggunaan otomatisasi untuk penyortiran prospek awal, dengan fleksibilitas bagi agen manusia untuk turun tangan sesuai kebutuhan;

– Ubah interaksi menjadi peluang dengan terlibat dalam percakapan yang dipersonalisasi yang membangun hubungan dan loyalitas pelanggan yang lebih dalam, mendorong konversi langsung dan jangka panjang.

Ryuji Takemoto, Managing Director of Product Development, AnyMind Group, berkata: “Dengan integrasi WhatsApp, kami dapat menghadirkan AnyChat ke lebih banyak lagi perusahaan di seluruh dunia, menambah apa yang sudah menjadi gudang aplikasi chat yang terhubung. Seiring dengan upaya kami untuk membuat setiap bisnis menjadi tanpa batas, kami juga meruntuhkan batasan antara tim layanan pelanggan dan organisasi yang lebih luas.”

Bersama dengan platform lain yang terhubung seperti LINE, Instagram, dan Messenger, bisnis, pedagang online, dan tim dukungan pelanggan kini dapat mengelola dan melacak interaksi pelanggan secara online di berbagai platform chatting melalui satu interface, sehingga memberikan keterlibatan dan dukungan pelanggan yang lebih efisien.

Selain itu, pengguna AnyChat dapat memanfaatkan fungsionalitas built-in CRM yang terhubung ke aplikasi perpesanan dan etalase e-commerce mereka melalui Shopify, kemampuan live commerce untuk Instagram, dan kemampuan untuk membuat alur obrolan khusus dan tanggapan otomatis untuk pertanyaan yang sering diajukan.

About AnyMind Group
Didirikan April 2016, AnyMind Group [TSE:5027] adalah sebuah perusahaan BPaaS untuk marketing, e-commerce, dan transformasi digital, dengan visi “make it exciting for everyone to do business”. Perusahaan menyediakan dua kategori produk bagi klien-klien produsen dan korporasi, publisher dan influencer: Brand Commerce dan Partner Growth. Brand Commerce menyediakan kepada klien-klien korporasi, yaitu platform untuk manufaktur, pemberdayaan e-commerce, pemasaran dan logistik, sementara Partner Growth menyediakan kepada publisher web dan aplikasi seluler serta influencer dan content creator, yaitu platform untuk monetisasi dan optimalisasi. Klien-klien Partner Growth juga dapat memanfaatkan produk perusahaan kategori Brand Commerce. AnyMind Group memiliki lebih dari 1.500 staf di 22 kantor yang berada di 15 negara, termasuk Singapura, Thailand, Indonesia, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Filipina, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok Daratan, Jepang, India, Uni Emirat Arab, dan Korea Selatan.
Tentang BPaaS
Business-Process-as-a-Service (BPaaS) adalah bisnis model yang menggabungkan dan menciptakan lapisan nilai tambahan di atas Software-as-a-Service atau SaaS (berpusat pada perangkat lunak) dan Business Process Outsourcing atau BPO (berpusat pada operasi), dengan memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang lebih besar ke seluruh siklus hidup proses bisnis. Melalui BPaaS, perusahaan dapat memanfaatkan manajemen siklus hidup proses end-to-end yang gesit dan adaptif melalui kombinasi tim teknologi dan operasi yang memanfaatkan praktik terbaik lokal dan regional, untuk merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, mengoptimalkan, dan mengotomatisasi proses bisnis.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES