DAERAH  

Warga Citepus Terima Program Bedah Rumah Aspirasi Novita Wijayanti, Hunian Tak Layak Akan Direhabilitasi

CILACAP- nusantarapos.co.id – Sebanyak 19 warga di Desa Citepus, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap akan mendapatkan bantuan peningkatan kualitas rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini merupakan hasil usulan Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti yang bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

 

Bantuan tersebut menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang sebelumnya telah terdata dalam basis By Name By Address (BNBA), khususnya mereka yang memiliki rumah namun dalam kondisi tidak layak huni. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tempat tinggal warga agar lebih aman dan nyaman.

 

Sosialisasi pelaksanaan BSPS digelar di pendopo balai Desa Citepus pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta calon penerima bantuan.

 

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Cilacap, Purwati, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat melalui jalur aspirasi legislatif. Ia menjelaskan bahwa seluruh penerima telah melalui proses pendataan dan verifikasi kondisi rumah.

 

Setiap keluarga penerima akan memperoleh bantuan berupa material bangunan serta dukungan biaya tenaga kerja dengan nilai sekitar Rp20 juta untuk proses perbaikan rumah.

 

Purwati berharap pelaksanaan program dapat berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan lapangan agar proses renovasi berjalan sesuai standar.

 

Kepala Desa Citepus, Sukirman, menyambut baik realisasi bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memperjuangkan program ini hingga bisa kembali dinikmati warganya.

 

Menurutnya, banyak warga di wilayahnya yang masih membutuhkan peningkatan kualitas hunian, sehingga program BSPS ini dinilai sangat membantu.

 

Ia juga menambahkan bahwa pihak desa akan terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan lancar hingga selesai, sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat penerima. (Asih)