Banner Iklan Sariksa

Dinilai Damai dan Miliki Pemimpin Amanah, Pengungsi Bangladesh Minta Rakyat Indonesia Bersyukur

Jakarta, NusantaraPos – Pengungsi Muslim asal Rohingya, Pakistan dan Bangladesh bersyukur bisa sementara tinggal di Indonesia. Sebab selain kondisinya aman, keadaan perekonomian mereka semakin membaik di Tanah Air. Masyarakat Indonesia juga dinilai ramah dan terbuka dengan sesama Muslim.

“Saya bersyukur dapat merasakan kembali keselamatan, keamanan dan kemudahan dalam hal ekonomi,” ujar perwakilan komunitas pengungsi Bangladesh, Muhammad Fazlul Karim di sela-sela pengajian bulanan Majelis Dzikir Darussalam Wathoniyah, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).

Pria yang kerap disapa Haji Karim ini, mengaku iri dengan rakyat Indonesia yang selalu dalam keadaan aman, bebas beraktivitas serta ibadah. Ia pun cemburu dengan bangsa Indonesia yang bebas memilih di pemilu tanpa rasa takut.

“Hal tersebut sulit dilakukan di negeri kami yang cenderung tidak memiliki stabilitas politik, keamanan dan ekonomi. Pemilu dan politik di Bangladesh sering berakhir dengan kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusuhan, sehingga membuat saya trauma. Bahkan keluarga saya banyak meninggal akibat kerusuhan politik,” tuturnya.

Karim juga menyebut perekonomian Indonesia relatif stabil. Hal ini ditunjukkan melalui harga barang-barang yang cenderung murah dan terjaga, serta pengangguran yang jumlahnya tak signifikan. Keadaan itu pula yang tak dirasakan Karim dan masyarakat Bangladesh lainnya, sehingga mereka terpaksa meninggalkan negara di Asia Selatan tersebut.

“Kesulitan-kesulitan yang ada ditambah kesulitan ekonomi telah memaksa para pengungsi Bangladesh untuk meninggalkan negara asal kami untuk mencari kehidupan dan masa depan yang lebih baik untuk diri sendiri dan keluarga,” jelas dia.

Karenanya Karim meminta rakyat Indonesia bersyukur atas seluruh keadaan yang lebih baik dibanding negaranya, seperti yang ia lakukan. Sebagai wujud terima kasih, Karim dan komunitasnya bahkan bersedia membantu menjaga kondusifitas di Indonesia bersama aparat keamanan di manapun mereka tinggal.

“Rakyat Indonesia khususnya umat Islam harus bersyukur kepada Allah SWT telah diberikan rahmat berupa pemimpin dan pemerintahan yang sangat baik, amanah dan islami dalam memperlakukan warga negaranya. Serta sangat profesional mengatur perekonomian sehingga mampu menjaga harga-harga barang tetap terjangkau dan tidak banyak pengangguran, serta pemerintah kuat juga mampu menjaga stabilitas keamanan negara,” bebernya. (RK)