Gresik – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik terus menunjukkan progres nyata melalui kegiatan normalisasi Waduk Lingsir di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD mengerahkan alat berat guna mempercepat proses pengerukan.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (30/4/2026) ini difokuskan pada pengangkatan sedimentasi yang telah lama mengendap di dasar waduk. Dengan bantuan alat berat, proses pengerjaan menjadi lebih efektif dan mampu menjangkau area yang sulit dikerjakan secara manual.
Selain pengerukan, Satgas TMMD juga melakukan penataan dan pelebaran area waduk untuk meningkatkan kapasitas tampung air. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi waduk sebagai sumber irigasi utama bagi lahan pertanian warga.
Selama ini, kondisi Waduk Lingsir yang mengalami pendangkalan kerap menyebabkan distribusi air ke sawah tidak berjalan lancar. Hal tersebut berdampak pada produktivitas pertanian, terutama saat musim tanam.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf. Fadly S. Karamaha, menyampaikan bahwa penggunaan alat berat menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.
“Dengan bantuan alat berat, proses normalisasi Waduk Lingsir dapat berjalan lebih cepat dan optimal. Kami berharap waduk ini kembali berfungsi maksimal dalam mendukung kebutuhan irigasi warga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dari keberhasilan program TMMD. Sinergi antara TNI dan warga diharapkan mampu mempercepat pekerjaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Melalui normalisasi ini, Waduk Lingsir diharapkan segera kembali optimal sebagai sumber air pertanian. Dengan terpenuhinya kebutuhan air, hasil panen petani meningkat dan kesejahteraan masyarakat Desa Slempit serta sekitarnya semakin baik.

