Gresik – Pelaksanaan TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Berbagai program pembangunan dilaksanakan secara terpadu. Kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik terus memperkuat ketahanan air melalui normalisasi Waduk Lingsir di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjamin ketersediaan air bagi kebutuhan pertanian masyarakat.
Normalisasi dilakukan dengan pengerukan sedimentasi yang selama ini menyebabkan pendangkalan waduk. Satgas TMMD mengerahkan alat berat agar proses pengangkatan lumpur dapat berjalan cepat dan efektif, sehingga kapasitas tampung air dapat segera meningkat.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf. Fadly S. Karamaha, menegaskan menegaskan bahwa normalisasi Waduk Lingsir merupakan tugas prioritas di lapangan. Excavator dikerahkan untuk mempercepat pengangkatan sedimentasi. Hal ini untuk mendukung ketahanan pangan desa.
“Melalui normalisasi Waduk Lingsir, kami ingin memastikan ketersediaan air tetap terjaga. Ini penting untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya Kamis (30/4/26).
Warga Desa Slempit menyampaikan apresiasi tinggi kepada Satgas TMMD yang telah bekerja keras. Hasil pembangunan sangat dirasakan manfaatnya. Mereka berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut.
Dengan upaya normalisasi yang terus dilakukan, Waduk Lingsir diharapkan kembali optimal dalam menyuplai air irigasi. Ketahanan air yang semakin kuat diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan warga Desa Slempit dan sekitarnya.

