SEMUA, TMMD  

TMMD KE-128 KODIM 1511: Paparan Dandim di Desa Moain Ungkap Akselerasi Pembangunan dan Harapan Baru Masyarakat Pulau Moa

MBD,NUSANTARAPOS,- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan pemaparan progres pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1511 di Desa Moain, Pulau Moa. Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1511 memaparkan langsung capaian program TMMD yang kini menjadi harapan baru bagi masyarakat di wilayah kepulauan Maluku Barat Daya.

Kegiatan paparan tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi program TMMD yang bertujuan mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan terluar.

Dalam penjelasannya, Dandim menegaskan bahwa pembangunan daerah sejatinya merupakan tanggung jawab pemerintah daerah bersama instansi terkait. Namun demikian, TNI hadir sebagai kekuatan pendukung melalui program TMMD sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI serta berbagai regulasi pendukung lainnya.

“Melalui TMMD ke-128 ini, kami berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, khususnya di wilayah Pulau Moa,” ungkap Dandim.

Kabupaten Maluku Barat Daya yang terdiri dari puluhan pulau dengan ratusan desa menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan. Kodim 1511 sendiri membawahi enam Koramil yang tersebar di berbagai wilayah kepulauan, sehingga pelaksanaan program membutuhkan koordinasi lintas sektor serta perencanaan yang matang.

Dalam program TMMD ke-128 ini, berbagai sasaran fisik terus dikerjakan demi menunjang kebutuhan masyarakat. Di antaranya rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni beserta fasilitas MCK, pembangunan dan perbaikan jalan desa yang progresnya telah mencapai 100 persen, pengeboran tiga sumur bor untuk kebutuhan air bersih dan ternak, renovasi perpustakaan sekolah dasar dengan progres mencapai 43 persen, serta pembangunan dua lapangan voli sebagai sarana olahraga warga.

Selain sasaran utama, terdapat pula program tambahan atau over prestasi yang dikerjakan Satgas TMMD bersama masyarakat. Program tersebut meliputi perbaikan fasilitas air untuk ternak, pembangunan kandang jepit di lima desa guna mendukung kesehatan hewan, hingga penyelesaian pembangunan masjid yang telah terbengkalai hampir sepuluh tahun dan ditargetkan rampung sebelum Idul Adha.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain penyuluhan bahaya narkoba oleh Polres, penyuluhan perikanan dan kelautan, pembinaan kelompok peternak, pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis, hingga penanganan stunting di desa-desa sasaran.

Menariknya, dalam rangka mendukung promosi daerah dan menggali potensi lokal, TMMD ke-128 juga akan diramaikan dengan pekan budaya yang menghadirkan berbagai kegiatan seperti pacuan kuda serta lomba kesehatan ternak. Kegiatan tersebut direncanakan mendapat peliputan dari stasiun televisi nasional untuk memperkenalkan potensi pariwisata Maluku Barat Daya kepada masyarakat luas.

Meski demikian, pelaksanaan program tidak lepas dari berbagai tantangan di lapangan. Dandim mengungkapkan bahwa faktor cuaca menjadi salah satu kendala utama. Hujan yang turun di luar musim kemarau menyebabkan beberapa pekerjaan, khususnya pembangunan rumah yang belum beratap, mengalami hambatan.

Selain faktor cuaca, kondisi geografis wilayah kepulauan juga menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi material maupun mobilisasi personel Satgas TMMD.

Di akhir paparannya, Dandim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran program TMMD ke-128, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, hingga masyarakat setempat.

“Sinergi yang terbangun ini menjadi kunci utama keberhasilan program. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi kemajuan Maluku Barat Daya,” tegasnya.

Dengan dukungan anggaran dari APBD serta TNI Angkatan Darat, program TMMD ke-128 diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik tetapi juga peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh.