MBD,NUSANTARAPOS,- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat di Pulau Moa, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan di wilayah Maluku Barat Daya.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan perwakilan pemerintah daerah saat menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD di Pos Satgas Desa Moain, Rabu (6/5/2026).
Dalam sambutannya, pemerintah daerah menilai kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat memiliki makna penting dalam membangun kedekatan emosional sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Menurutnya, keberadaan Satgas TMMD di desa-desa tidak hanya membantu percepatan pembangunan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kehadiran TNI menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku Barat Daya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui berbagai kegiatan TMMD, nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan nasionalisme terus ditanamkan kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk lebih mencintai daerah dan negaranya serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Selain kegiatan fisik seperti pembangunan jalan, rehabilitasi rumah warga, dan fasilitas umum, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa pembinaan masyarakat, penyuluhan wawasan kebangsaan, serta edukasi sosial kemasyarakatan.
Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang memiliki semangat persatuan dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Pemerintah daerah juga mengapresiasi semangat kebersamaan yang terjalin antara Satgas TMMD dan masyarakat selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Melalui TMMD ke-128, diharapkan tidak hanya tercipta pembangunan yang merata, tetapi juga semakin kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keutuhan bangsa di wilayah Maluku Barat Daya.

