GRESIK – Satgas TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur, mereka juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan gratis di Desa Slempit. Program ini menjadi angin segar bagi warga yang selama ini terkendala waktu dan jarak.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kali ini, warga Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan gratis yang digelar di Balai Desa setempat, Sabtu (09/05/2026).
Pelayanan tersebut langsung disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pagi, warga datang membawa berbagai berkas untuk mengurus dokumen penting, mulai dari pembuatan KTP, kartu keluarga, akta kelahiran hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kehadiran layanan di tingkat desa dinilai sangat membantu karena warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan administrasi.
Sekretaris Desa Slempit, Kuspriadi, menyebut kegiatan itu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, banyak warga yang sebelumnya menunda pengurusan dokumen karena kesibukan bekerja maupun keterbatasan waktu. “Dengan adanya pelayanan langsung di desa seperti ini, masyarakat merasa lebih mudah dan terbantu,” katanya.
Selain petugas pelayanan, anggota Satgas TMMD juga terlihat aktif membantu mengatur antrean dan memberikan informasi kepada warga agar proses pelayanan berjalan tertib. Suasana pelayanan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kedekatan antara TNI dan masyarakat.
Bintara Tata Usaha Urusan Dalam (Batuud) Peltu Iwan Jaya mengatakan kegiatan non fisik TMMD memang diarahkan untuk menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap warga desa. “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat TMMD, bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga pelayanan yang langsung dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu warga, Sulastri (42), mengaku senang karena proses pengurusan dokumen menjadi lebih mudah dan cepat. Ia menilai pelayanan gratis yang digelar di desa sangat membantu warga kecil, terutama mereka yang memiliki keterbatasan biaya dan waktu. “Kalau biasanya harus pergi jauh, sekarang cukup datang ke balai desa saja. Sangat membantu kami,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, TMMD ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat pelayanan publik agar lebih dekat dan mudah dijangkau Masyarakat.

